HARGA KEBUTUHAN POKOK : Kubis, Wortel, Buncis Hingga Bayam Harga Mulai Melambung

24 Juni 2013 12:43 WIB Redaksi Solopos Jogja Share :

[caption id="attachment_419084" align="alignleft" width="448"]http://www.harianjogja.com/baca/2013/06/24/harga-kebutuhan-pokok-kubis-wortel-buncis-hingga-bayam-harga-mulai-melambung-419082/sayur-mayur-pedagang-pasar-bisnis-indonesia-endang-muchtar-6" rel="attachment wp-att-419084">http://images.harianjogja.com/2013/06/sayur-mayur-pedagang-pasar-Bisnis-Indonesia-Endang-Muchtar2.jpg" alt="" width="448" height="336" /> Foto Ilustrasi Pedagang Sayur
JIBI/Bisnis Indonesia/Endang Muchtar[/caption]

JOGJA-Harga sebagian jenis sayuran di Pasar Induk Buah dan Sayuran Giwangan, Kota Jogja, merangkak naik pascakenaikan harga bahan bakar minyak, dan pedagang mengkhawatirkan harga akan terus naik di pekan mendatang.

Seorang pedagang sayuran di pasar itu, Tukinem, Senin (24/6/2013) pagi mengatakan harga sayuran cenderung naik setelah harga BBM baik.

Ia mengatakan meskipun harga mulai naik namun sebagian barang dagangan pasokannya tidak begitu lancar karena barangnya kadang tidak ada.

Dia menyebutkan harga kubis semula Rp5.000 per kilogram (kg) menjadi Rp6.000 per kilogram, wortel lokal ukuran besar Rp10.000/kg, wortel ukuran sedang Rp6.000/kg, dan kentang naik dari Rp7.500 /kg menjadi Rp8.500/kg.

Harga buncis Rp3.500/kg, brokoli kualitas sedang Rp9.000/kg, sedangkan tomat ukuran sedang tomat semula Rp5.000/kg naik menjadi Rp7.000 per kg.

"Daun kemangi, bayam, dan kangkung, harganya masing-masing Rp1.500/ikat, sawi hijau semula Rp3.500/kg menjad Rp4.500 per klilogram, sawi putih Rp3.000 per kg, sedangkan kembang kol Rp13.000/kg," katanya.