Muktamar ke-35 NU Ricuh, Kader Adu Jotos di Pintu Gerbang Ponpes Tambakberas Jombang
Muktamar ke-35 NU di Jombang ricuh setelah massa pendukung Gus Yusuf memprotes aturan masa iddah politik bagi calon Ketum PBNU.
KULONPROGO-http://www.harianjogja.com/baca/2013/06/25/kenaikan-harga-bbm-belum-dibahas-pemkab-tarif-angkot-gunungkidul-sudah-naik-419493" target="_blank">Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang berdampak pada naiknya harga kebutuhan pokok dan turunnya daya beli masyarakat dikhawatirkan memicu maraknya aksi bunuh diri. Bupati Kulonprogo, Hasto Wardoyo menyarankan agar warga berhemat. bunuh diri. Bupati arankan warga mengencangkan ikat pinggang.
Dalam kunjungan Bupati Kulonprogo, Hasto Wardoyo ke Kecamatan Wates, Selasa (25/6/2013) Camat Sri Utami mengatakan di wilayah kerjanya, masih ada 1906 kepala keluarga tergolong miskin dan rumah yang tidak layak huni ada 442 unit.
Dalam situasi harga BBM naik sehingga menyebabkan melonjaknya harga kebutuhan hidup, dikhawatirkan warga miskin akan semakin tertinggal akan semakin tertinggal. Hal itu bisa menyebabkan depresi yang berujung pada upaya nekat seperti bunuh diri.
"Di Wates ada fenomena baru yang kurang baik dimana angka bunuh diri meningkat. Tahun ini ada tiga kasus bunuh diri yang bermotif depresi termasuk karena tekanan ekonomi," ujar Sri.
Sementara itu, Bupati Bupati Kulonprogo, Hasto Wardoyo mengatakan warga harus mulai mengencangkan ikat pinggang akibat kenaikan BBM yang dtetapkan pemerintah pusat pekan lalu.
"Tidak dapat terelakkan, ketika harga BBM naik, maka semua kebutuhann hidup biayanya akan naik. Maka tidak ada cari lain, diajak semua masyarakat untuk berhemat," ujar Hasto.
Ia melanjutkan, anggaran setiap keluarga ketika harga BBM naik, maka pasti terjadi pembengkakan sementara belum tentu terjadi peningkatan pendapatan penghasilan. Penghematan bisa dengan cara mengurangi volume konsumsi, atau mengurangi jenis konsumsi.
Dalam kunjungan tersebut bupati meyerahkan berbagai bantuan kepada beberapa kelompok masyarakat berupa ratusan zak semen, bantuan berbagai modal, hingga bantuan untuk rehab masjid.
Bantuan tersebut berasal dari anggaran pemerintah juga dari dana Badan Amal Zakat (BAZ) Kabupaten dan kecamatan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Muktamar ke-35 NU di Jombang ricuh setelah massa pendukung Gus Yusuf memprotes aturan masa iddah politik bagi calon Ketum PBNU.
BMKG memperbarui sebaran abu vulkanik Anak Krakatau Senin pagi. Abu terpantau hingga 50.000 kaki dan berpotensi mengganggu penerbangan.
BNPB menyiapkan OMC untuk membantu meluruhkan abu erupsi Anak Krakatau di Jakarta, Banten, dan Lampung setelah kondisi memungkinkan.
Iran akan menetapkan zona maritim terbatas baru di luar Selat Hormuz. Kapal yang masuk kawasan tersebut akan dimasukkan daftar sanksi.
DPRD Kota Jogja menyoroti biaya listrik dan pemeliharaan balai RW yang masih ditanggung warga secara swadaya dan meminta Pemkot turun tangan.
BMKG menyebut abu vulkanis Anak Krakatau berpotensi bergerak ke Jawa tergantung perubahan arah dan kecepatan angin.