Advertisement
Menaikkan Penumpang di Terminal Jombor, Sejumlah Bus Langgar Trayek
Advertisement
[caption id="attachment_433620" align="alignleft" width="370"]http://www.harianjogja.com/?attachment_id=433620" rel="attachment wp-att-433620">http://images.harianjogja.com/2013/08/pemudik-bus-370x247.jpg" alt="" width="370" height="247" /> JIBI/Harian Jogja/Bisnis Indonesia[/caption]
Harianjogja.com, SLEMAN - Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Sleman menemukan sejumlah bus yang melanggar izin trayek.
Advertisement
Kepala Bidang Lalu Lintas Dishubkominfo Sleman, Sulton Fatoni mengatakan di Terminal Jombor ditemukan dua bus yang melanggar izin trayek, yakni Sumber Alam dan Handoyo.
Dua bus ini seharusnya tidak diperbolehkan menaikkan penumpang dari Terminal Jombor namun mereka masih mencari penumpang.
“Sumber Alam sebenarnya izin trayeknya hanya untuk Jakarta hingga Purworejo saja. Namun mereka melampaui batas sampai mengangkut penumpang dari Terminal Jombor," jelas Sulton, di Terminal Jombor, Rabu (31/7/2013).
Adapun untuk Handoyo izin trayeknya lintas Sumatra, yakni Sumatera hingga Solo, namun pihaknya menemukan bus tersebut masuk ke Terminal Jombor.
Sulton menambahkan, sebelumnya petugasnya juga dilakukan operasi trayek di Terminal Prambanan. Di tempat itu, masih ada sejumlah bus yang menaikkan penumpang bahkan sudah memiliki agen di terminal kecil itu.
“Kemarin di Prambanan kami juga menemukan tiga bus yang terobos trayek. Untuk jurusan Jogja hingga Solo, malah manaikkan penumpang di Prambanan. Bahkan ada yang sudah memiliki agen bus di sana, meskipun ikut dengan agen bus yang lain,” tambah Sulton.
Sulton menambahkan sebenarnya untuk agen memang diperbolehkan berdiri di Jogja asalkan di dalam terminal yang dituju. “Biasanya Terminal Giwangan dan Jombor,” tambahnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Jenazah 2 Prajurit Gugur di Lebanon Tiba di Lanud Adisutjipto
- Belanja Pegawai Bantul Tembus 34 Persen Rekrutmen Dipangkas
- Tangis Pecah Saat Jenazah Prajurit TNI Tiba di Kulonprogo
Advertisement
Advertisement





