Advertisement
PENANGKAPAN TERORIS : Warga Seyegan Yakin Bayu Tak Terlibat
Advertisement
[caption id="attachment_436649" align="alignleft" width="312"]http://www.harianjogja.com/baca/2013/08/11/penangkapan-teroris-warga-seyegan-yakin-bayu-tak-terlibat-436645/borgol-tanpa-tangan-reuters-16" rel="attachment wp-att-436649">http://images.harianjogja.com/2013/08/borgol-TANPA-TANGAN-reuters1.jpg" alt="" width="312" height="235" /> Foto Ilustrasi. (JIBI/Harian Jogja/Reuters)[/caption]
Harianjogja.com, SLEMAN-Sejumlah warga Rt 03 Rw 14, Dusun Barak 1, Margoluwih, Seyegan, Sleman kaget dengan http://www.harianjogja.com/baca/2013/08/11/penangkapan-teroris-pemuda-kelahiran-seyegan-diduga-berlatih-bikin-bom-436546" target="_blank">berita penangkapan Dwi Ardianto alias Bayu, 20, oleh Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror, Jumat (9/8/2013).
Advertisement
Bayu ditangkap bersama kakak iparnya, Muhammad Syaiful Sya'bani, 26, di pelataran Hotel Inna Garuda, Jalan Malioboro Jogja. Syaiful merupakan suami dari kakak Bayu yang bernama Eko Endah Ardiningsih.
Syaiful tercatat sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh Mabes Polri karena diduga termasuk jaringan kelompok teroris yang berencana meledakkan Kedubes Myanmar.
Terkait dengan latar belakang Bayu, Ketua Rt 03, Rw 14 Dusun Barak 1, Suparjilan menjelaskan sebagian besar warga kaget dengan berita penangkapan Bayu.
Karena dalam keseharian Bayu termasuk anak yang lugu dan diketahui tidak pernah ikut kegiatan aneh seperti jaringan teroris. Bayu, kata dia, memang aktif dalam kegiatan keagamaan tetapi dalam lingkup musala di wilayahnya bersama remaja lain. Ia termasuk remaja normal seperti remaja masjid pada umumnya.
Karena itu, lanjutnya, semua warga dan teman-teman Bayu sangat berharap agar ia dilepaskan oleh aparat kepolisian yang menangkapnya.
"Semua teman-temannya berharap, segera bisa pulang dan dilepaskan," ujarnya saat ditemui Harian Jogja, Minggu (11/8/2013) di rumahnya.
Pihaknya yakin Bayu tidak terlibat dalam jaringan teroris. Sejumlah tokoh masyarakat juga sempat menanyakan hal itu ke aparat kepolisian.
"Saya melihatnya dia itu pas lagi apes, karena kebetulan disuruh mengantar kakak iparnya," imbuh dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- SIM Keliling Jogja Dibuka di Alun-Alun Kidul, Cek Jadwalnya
Advertisement
Advertisement





