Advertisement
LEBARAN 2013 : Pemudik Balik, Hotel di Jogja Mulai Sepi
Advertisement
[caption id="attachment_437165" align="alignleft" width="448"]http://www.harianjogja.com/?attachment_id=437165" rel="attachment wp-att-437165">http://images.harianjogja.com/2013/08/hotel-berbintang-ilustrasi-Bisnis-Indonesia-Nurul-Hidayat.jpg" alt="" width="448" height="300" /> JIBI/Harian Jogja/Bisnis Indonesia
Ilustrasi[/caption]
Harianjogja.com, JOGJA–Libur Lebaran mulai berakhir dan seiring dengan kembalinya pemudik ke kota asal, okupansi hotel berbintang mulai turun. Rata-rata okupansi hotel berbintang di Jogja mulai turun menjadi sekitar 60%.
Advertisement
“Mulai hari ini sudah mulai turun ke 60 persen karena sudah banyak tamu yang mulai pulang ke daerah asal,” ujar Public Relations Coordinator Grand Aston Jogja Nike Ariestya Pujiastuti kepada Harian Jogja, Selasa (13/8/2013).
Nike mengungkapkan, mendekati Lebaran hingga memasuki libur Lebaran okupansi hotel bintang lima ini hampir 100%.
Memasuki H+4 banyak tamu yang sudah check out, namun beberapa masih bertahan karena liburan sekolah masih cukup panjang. Tamu yang kebanyakan adalah keluarga dan akan stay hingga 18 Agustus mendatang.
“Ini masih tersisa tamu yang masih liburan karena mereka yang membawa anak, liburan sekolahnya masih lama," tambahnya.
Okupansi hotel sepanjang perayaan Lebaran ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY Istidjab M. Danunegoro mengungkapkan, okupansi Lebaran tahun ini rata-rata naik 15% hingga 20% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Terutama untuk okupansi hotel berbintang di kawasan ring satu.
“Di kawasan ring satu pada Lebaran lalu, okupansi bisa mencapai 90 persen lebih. Karena kebanyakan hotel-hotel yang berada di kawasan Malioboro ini masih banyak diserbu, apalagi Malioboro masih menjadi favorit,” papar Istidjab.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Waspada Efek Perang Timur Tengah, Malaysia Perketat Keamanan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
- SIM Keliling Jogja Dibuka di Alun-Alun Kidul, Cek Jadwalnya
- Operasi SAR Yunanta di Sungai Opak Resmi Ditutup Setelah 7 Hari
Advertisement
Advertisement




