Advertisement

Wayang Direncanakan Masuk Muatan Lokal di Sekolah DIY

Redaksi Solopos
Sabtu, 31 Agustus 2013 - 21:31 WIB
Maya Herawati
Wayang Direncanakan Masuk Muatan Lokal di Sekolah DIY

Advertisement

[caption id="attachment_442964" align="alignleft" width="450"]http://www.harianjogja.com/baca/2013/08/31/wayang-direncanakan-masuk-muatan-lokal-di-sekolah-diy-442963/wayang-kulit-bisnis-indonesia-dwi-prasetya" rel="attachment wp-att-442964">http://images.harianjogja.com/2013/08/wayang-kulit-Bisnis-Indonesia-Dwi-Prasetya-.jpg" alt="" width="450" height="300" /> Pertunjukan wayang kulit. (JIBI/Bisnis Indonesia/Dwi Prasetya)[/caption]

Harianjogja.com, JOGJA-Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) merencanakan materi wayang masuk dalam mata pelajaran muatan lokal di sekolah di daerah itu.

Advertisement

"Di tengah-tengah penyusunan kurikulum materi bahasa Jawa, kami juga mendapat rekomendasi dan akan segera memasukkan materi wayang ke dalam pelajaran muatan lokal," kata Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Kadarmanta Baskara Aji di Yogyakarta, Sabtu.

Menurut Aji, upaya untuk memasukkan materi itu bertujuan dalam rangka pelestarian budaya, khususnya budaya nasional yang berasal dari Jawa.

Selain itu, kata dia, wayang juga memiliki cerita yang padat makna sehingga sangat inspiratif dan mendukung dalam pembentukan karakter anak.

"Sangat baik untuk pengembangan karakter anak.Dengan mempelajarinya anak dapat menerapkan, meniru ajaran atau prinsip dalam cerita wayang yang secara filosofis sangat mendukung," katanya.

Ia mengatakan pihak Disdikpora DIY akan segera membantu untuk memenuhi peralatan dan tenaga pengajar bagi sekolah di Yogyakarta yang telah menyatakan memiliki kesiapan untuk menerapkan materi tersebut.

"Kami akan "support" tenaga, peralatan dan gurunya bagi sekolah yang secara mandiri telah menyatakan siap menerapkan materi wayang," katanya.

Sementara itu, menurut dia, sebagai permulaan, pihaknya tidak akan memaksakan seluruh sekolah untuk menerapkan materi wayang. Hal itu, menurut dia, disebabkan tidak seluruh sekolah dapat mengikuti materi tersebut.

"Untuk awal-awal mungkin nanti kita akan mencoba mengembangkan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK 1) Kasihan, Kabupaten Bantul," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Penantian Sepekan Berakhir Jenazah Perwira TNI Tiba di Cimahi

Penantian Sepekan Berakhir Jenazah Perwira TNI Tiba di Cimahi

News
| Sabtu, 04 April 2026, 23:47 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement