Advertisement
PKL Minta Fasilitas di Kulonprogo Expo
Advertisement
[caption id="attachment_443374" align="alignleft" width="440"]http://www.harianjogja.com/baca/2013/09/02/pkl-minta-fasilitas-di-kulonprogo-expo-443368/pkl-pinggir-jalan-antarafoto-2" rel="attachment wp-att-443374">http://images.harianjogja.com/2013/09/PKL-pinggir-jalan-antarafoto.jpeg" alt="" width="440" height="300" /> ilustrasi pedagang kaki lima (PKL). (JIBI/Harian Jogja/Antara)[/caption]
Harianjogja.com, KULONPROGO- Para Pedagang Kaki Lima (PKL) di Alun-alun Kota Wates meminta tempat yang layak selama penyelenggaraan Kulonprogo Expo akhir bulan ini.
Advertisement
Koordinator Asosiasi PKL Kulonprogo Supriyo, Senin (2/9/2013) berharap penyelenggara bisa memberikan tempat yang layak bagi PKL.
Di tempat yang selama ini mereka berjualan, sudah ada beberapa fasilitas seperti listrik. Semua itu tidak gratis karena pedagang membayar bahkan juga memberikan pendapatan daerah berupa retribusi.
"Kami mohon ada keseimbangan akan kontribusi yang sudah kami berikan dengan penyediaan lokasi yang baik,” tutur Supriyo.
“Kami sadar dan paham ada even tahunan yang perlu didukung tapi mohon pandang kami dari sisi positif karena kami memberikan kontribusi positif dan jangan seenaknya,” tambahnya.
Direksi PD Aneka Usaha Fitroh Nurwijoyo Legowo mengatakan penyelenggaraan KulonprogoExpo 2013 bakal dimeriahkan dengan berbagai stan kuliner. Karena itu, mereka akan memberikan akses kepada para PKL yang selama ini mencari nafkah di seputaran alun-alun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Gudang Sampah di Bantul Terbakar Akibat Ditinggal Beli Makan
- Jadwal KSPN Malioboro ke Obelix Sea View dan Pantai Ndrini 26 Maret
- Sampah Lebaran Sleman: Volume TPST Turun, Waspada Lonjakan 15 Persen
- Jumlah Penumpang Bandara YIA Melonjak 31 Persen Saat Puncak Arus Balik
- Pemkot Jogja Kaji WFH Bagi ASN Guna Tekan Biaya Operasional Kendaraan
Advertisement
Advertisement




