Bahlil Siapkan Skema Dana Bioetanol, E10 Dimulai pada 2027
Pemerintah menyiapkan skema pendanaan bioetanol untuk mendukung penerapan E10 pada 2027 tanpa membebani konsumen dan tetap menguntungkan petani.
Harianjogja.com, KULONPROGO- Para Pedagang Kaki Lima (PKL) di Alun-alun Kota Wates meminta tempat yang layak selama penyelenggaraan Kulonprogo Expo akhir bulan ini.
Koordinator Asosiasi PKL Kulonprogo Supriyo, Senin (2/9/2013) berharap penyelenggara bisa memberikan tempat yang layak bagi PKL.
Di tempat yang selama ini mereka berjualan, sudah ada beberapa fasilitas seperti listrik. Semua itu tidak gratis karena pedagang membayar bahkan juga memberikan pendapatan daerah berupa retribusi.
"Kami mohon ada keseimbangan akan kontribusi yang sudah kami berikan dengan penyediaan lokasi yang baik,” tutur Supriyo.
“Kami sadar dan paham ada even tahunan yang perlu didukung tapi mohon pandang kami dari sisi positif karena kami memberikan kontribusi positif dan jangan seenaknya,” tambahnya.
Direksi PD Aneka Usaha Fitroh Nurwijoyo Legowo mengatakan penyelenggaraan KulonprogoExpo 2013 bakal dimeriahkan dengan berbagai stan kuliner. Karena itu, mereka akan memberikan akses kepada para PKL yang selama ini mencari nafkah di seputaran alun-alun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemerintah menyiapkan skema pendanaan bioetanol untuk mendukung penerapan E10 pada 2027 tanpa membebani konsumen dan tetap menguntungkan petani.
BMKG menetapkan status Siaga tsunami hingga 3 meter setelah gempa M7,7 mengguncang Nagekeo, NTT, Sabtu pagi.
Artis Celine Evangelista hadir dalam gelaran Jogja Fashion Week (JFW) 2026 dengan membagikan pengalaman dalam berbinis busana muslimah syar'i.
Penyalahgunaan narkoba dan psikotropika tidak hanya merusak kondisi fisik, tetapi juga dapat memicu kecanduan berat akibat perubahan sistem dopamin di otak
Merah Putih Malioboro 2026 digelar Sabtu 15 Agustus. Cek 8 titik penutupan dan pengalihan arus lalu lintas di Jogja.
Rosan Roeslani menyebut 110 investor dan family office Asia merespons positif pengembangan PFII yang tahap awalnya disiapkan di Jakarta.