Profil Gus Rozin Bangun BPRS untuk UMKM di Sekitar Pesantren
Gus Rozin merintis BPRS di Pati sejak 2005 untuk memperluas akses modal UMKM dan memperkuat ekosistem ekonomi syariah pesantren.
Harianjogja.com, KULONPROGO- Para Pedagang Kaki Lima (PKL) di Alun-alun Kota Wates meminta tempat yang layak selama penyelenggaraan Kulonprogo Expo akhir bulan ini.
Koordinator Asosiasi PKL Kulonprogo Supriyo, Senin (2/9/2013) berharap penyelenggara bisa memberikan tempat yang layak bagi PKL.
Di tempat yang selama ini mereka berjualan, sudah ada beberapa fasilitas seperti listrik. Semua itu tidak gratis karena pedagang membayar bahkan juga memberikan pendapatan daerah berupa retribusi.
"Kami mohon ada keseimbangan akan kontribusi yang sudah kami berikan dengan penyediaan lokasi yang baik,” tutur Supriyo.
“Kami sadar dan paham ada even tahunan yang perlu didukung tapi mohon pandang kami dari sisi positif karena kami memberikan kontribusi positif dan jangan seenaknya,” tambahnya.
Direksi PD Aneka Usaha Fitroh Nurwijoyo Legowo mengatakan penyelenggaraan KulonprogoExpo 2013 bakal dimeriahkan dengan berbagai stan kuliner. Karena itu, mereka akan memberikan akses kepada para PKL yang selama ini mencari nafkah di seputaran alun-alun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gus Rozin merintis BPRS di Pati sejak 2005 untuk memperluas akses modal UMKM dan memperkuat ekosistem ekonomi syariah pesantren.
Veda Ega Pratama gagal melaju ke Q2 Moto3 Aragon 2026 setelah finis P8 di Q1. Ia akan memulai balapan dari posisi start hasil kualifikasi
Lebih dari 100 perusahaan meminta pertahanan siber diperkuat menghadapi ancaman AI yang dapat menyasar rumah sakit, pengolahan air, dan infrastruktur internet.
Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono mendorong keluarga kader menjadi kekuatan partai menghadapi verifikasi 2027 dan Pemilu 2029.
Penjualan BYD turun 15,72% pada semester I 2026, tetapi ekspor melonjak 67,8% menjadi 792.000 unit di tengah persaingan pasar China.
Saham Unitree Robotics melonjak 629% saat debut di Shanghai dan membuat kekayaan Wang Xingxing mencapai US$16 miliar. Namun, sahamnya kemudian anjlok.