367.064 Penerima Bansos Jateng Terindikasi Judol
367.064 penerima bansos Jateng terindikasi judol. Sebanyak 12.226 warga menjalani proses sanggah dan data masih terus diperbarui.
Harianjogja.com, KULONPROGO- Para Pedagang Kaki Lima (PKL) di Alun-alun Kota Wates meminta tempat yang layak selama penyelenggaraan Kulonprogo Expo akhir bulan ini.
Koordinator Asosiasi PKL Kulonprogo Supriyo, Senin (2/9/2013) berharap penyelenggara bisa memberikan tempat yang layak bagi PKL.
Di tempat yang selama ini mereka berjualan, sudah ada beberapa fasilitas seperti listrik. Semua itu tidak gratis karena pedagang membayar bahkan juga memberikan pendapatan daerah berupa retribusi.
"Kami mohon ada keseimbangan akan kontribusi yang sudah kami berikan dengan penyediaan lokasi yang baik,” tutur Supriyo.
“Kami sadar dan paham ada even tahunan yang perlu didukung tapi mohon pandang kami dari sisi positif karena kami memberikan kontribusi positif dan jangan seenaknya,” tambahnya.
Direksi PD Aneka Usaha Fitroh Nurwijoyo Legowo mengatakan penyelenggaraan KulonprogoExpo 2013 bakal dimeriahkan dengan berbagai stan kuliner. Karena itu, mereka akan memberikan akses kepada para PKL yang selama ini mencari nafkah di seputaran alun-alun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
367.064 penerima bansos Jateng terindikasi judol. Sebanyak 12.226 warga menjalani proses sanggah dan data masih terus diperbarui.
Tegel Kunci di Sleman mempertahankan produksi ubin handmade sejak 1927. Kini hampir 100 tahun, produknya punya 800 desain dan 49 warna.
Pemerintah menyiapkan rekening gratis dengan saldo awal Rp50.000. Simak syarat, cara mendapatkan, bank penyedia dan jadwalnya.
Satpam SPPG Kecandran Salatiga ditemukan meninggal di ruang jaga saat pergantian tugas. Polisi menduga korban meninggal karena sakit.
Ekspor DIY Januari-Juli 2026 tumbuh 8,74% menjadi US$352,58 juta. Pemda DIY mendorong perluasan pasar ke Australia dan China.
Menag Nasaruddin Umar menilai pendidikan pesantren perlu mengembangkan kemampuan intelektual sekaligus kebersihan hati, nurani, dan spiritualitas.