Harga Tepung Terigu Merangkak Naik

03 September 2013 15:55 WIB Holy Kartika Nurwigati Jogja Share :

[caption id="attachment_443819" align="alignleft" width="385"]http://www.harianjogja.com/baca/2013/09/03/harga-tepung-terigu-merangkak-naik-443810/terigu-antarafoto-3" rel="attachment wp-att-443819">http://images.harianjogja.com/2013/09/terigu-antarafoto.jpg" alt="" width="385" height="263" /> Ilustrasi terung terigu di gudang. (JIBI/Harian Jogja/Antara)[/caption]

Harianjogja.com, JOGJA – Harga tepung terigu di Jogja perlahan mulai merangkak naik. Pedagang sembako di Pasar Beringharjo bahkan kesulitan mendapatkan terigu kemasan.

Wanti salah satu pedagang sembako di pasar ini mengungkapkan sudah empat hari ini tidak ada tepung terigu yang dipasok ke kiosnya. Sejak harga kurs Dolar naik terhadap Rupiah, pedagang kesulitan mendapatkan tepung terigu kemasan Segitiga Biru.

“Sudah empat hari ini tidak ada barang [terigu]. Harganya juga mulai naik seribu-seribu. Tadinya satu dos isi 12 kilo harganya Rp85.000 sampai Rp86.000, sekarang sudah sampai Rp91.000,” papar Wanti saat ditemui Harian Jogja, Selasa (3/8/2013).

Sementara itu, Parti pedagang sembako lainnya mengungkapkan untuk harga tepung terigu kiloan biasanya dijual Rp6.500. Merangkak naiknya harga Dolar membuat terigu ini naik menjadi Rp7.000 per kilogramnya.

Pengawas Peredaran Barang dan Perlindungan Konsumen Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) dan UKM DIY Sugiyono menambahkan saat ini semua komoditas pokok yang bergantung impor harus mengalami penyesuaian.

"Beberapa diantaranya memang mengalami kenaikan seperti tepung terigu dan kedelai," katanya.