Advertisement
Karyawan Keuangan Dimutasi, SMA 1 Kalibawang Sulit Buat Laporan
Advertisement
[caption id="attachment_443806" align="alignleft" width="500"]http://www.harianjogja.com/baca/2013/09/03/karyawan-keuangan-dimutasi-sma-1-kalibawang-sulit-buat-laporan-443802/arsip-kantor-istimewa-6" rel="attachment wp-att-443806">http://images.harianjogja.com/2013/09/arsip-kantor-istimewa.jpg" alt="" width="500" height="375" /> Foto ilustrasi penyusunan laporan (IST)[/caption]
Harianjogja.com, KULONPROGO- Tidak memiliki karyawan yang membidangi persoalan keuangan menghambat proses penyusunan laporan keuangan di SMA Negeri 1 Kalibawang.
Advertisement
Wakil Kepala Sekolah bidang Sarana dan Prasarana SMAN 1 Kalibawang, Saranto, Selasa (3/9/2013) mengatakan sebelumnya sekolah tersebut memiliki karyawan yang khusus menangani persoalan keuangan yakni atas nama Slamet.
Akan tetapi, karyawan tersebut bulan lalu dipindahtugaskan sebagai Sekretaris Desa (Sekdes) di wilayah Samigaluh.
Ia melanjutkan, pasca-kepindahan karyawan tersebut, pihak sekolah kesulitan menyusun laporan keuangan dan aset. Padahal, sekolah wajib menyusun laporan tersebut dalam rangka mewujudkan target Kabupaten Kulonprogo mengejar status Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
“Persoalannya, Pak Slamet itu menguasai penyusunan keuangan serta berbagai perangkat aturannya. Sejak dia dimutasi terus terang kami sangat kewalahan,” tutur Saranto.
Ia melanjutkan, sebagai solusi sementara, pihaknya terpaksa melakukan konsultasi penyusunan laporan keuangan dengan mendatangi Slamet di Balaidesa tempatnya bertugas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Megawati: Perempuan Tak Perlu Memilih antara Keluarga dan Ruang Publik
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- Operasi Keselamatan Progo 2026, Polresta Jogja Bidik Pelanggar Lalin
- Dana Hibah Padukuhan Sleman Rp30,3 Miliar Masih Tunggu Regulasi
- APBD Sleman 2026 Gelontorkan Rp5,24 Miliar Rehabilitasi Sosial
- Pemkot Jogja Anggarkan Rp14,8 Miliar Perkuat Drainase 2026
- Ngaku Polisi Saat Beraksi, Begal Motor Diringkus di Pundong Bantul
Advertisement
Advertisement



