Karyawan Keuangan Dimutasi, SMA 1 Kalibawang Sulit Buat Laporan

03 September 2013 15:42 WIB Kulonprogo Share :

[caption id="attachment_443806" align="alignleft" width="500"]http://www.harianjogja.com/baca/2013/09/03/karyawan-keuangan-dimutasi-sma-1-kalibawang-sulit-buat-laporan-443802/arsip-kantor-istimewa-6" rel="attachment wp-att-443806">http://images.harianjogja.com/2013/09/arsip-kantor-istimewa.jpg" alt="" width="500" height="375" /> Foto ilustrasi penyusunan laporan (IST)[/caption]

Harianjogja.com, KULONPROGO- Tidak memiliki karyawan yang membidangi persoalan keuangan menghambat proses penyusunan laporan keuangan di SMA Negeri 1 Kalibawang.

Wakil Kepala Sekolah bidang Sarana dan Prasarana SMAN 1 Kalibawang, Saranto, Selasa (3/9/2013) mengatakan sebelumnya sekolah tersebut memiliki karyawan yang khusus menangani persoalan keuangan yakni atas nama Slamet.

Akan tetapi, karyawan tersebut bulan lalu dipindahtugaskan sebagai Sekretaris Desa (Sekdes) di wilayah Samigaluh.

Ia melanjutkan, pasca-kepindahan karyawan tersebut, pihak sekolah kesulitan menyusun laporan keuangan dan aset. Padahal, sekolah wajib menyusun laporan tersebut dalam rangka mewujudkan target Kabupaten Kulonprogo mengejar status Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

“Persoalannya, Pak Slamet itu menguasai penyusunan keuangan serta berbagai perangkat aturannya. Sejak dia dimutasi terus terang kami sangat kewalahan,” tutur Saranto.

Ia melanjutkan, sebagai solusi sementara, pihaknya terpaksa melakukan konsultasi penyusunan laporan keuangan dengan mendatangi Slamet di Balaidesa tempatnya bertugas.