Advertisement

Baru 40% Masyarakat Terlayani Bank

Kamis, 12 September 2013 - 16:56 WIB
Nina Atmasari
Baru 40% Masyarakat Terlayani Bank

Advertisement

[caption id="attachment_446792" align="alignleft" width="472"]http://www.harianjogja.com/baca/2013/09/12/baru-40-masyarakat-terlayani-bank-446789/bank-transaksi-bisnis-indonesia" rel="attachment wp-att-446792">http://images.harianjogja.com/2013/09/bank-transaksi-Bisnis-Indonesia.jpg" alt="" width="472" height="360" /> Ilustrasi kegiatan pelayanan perbankan (JIBI/Harian Jogja/Bisnis Indonesia)[/caption]

Harianjogja.com, JOGJA—Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPBI) mencatat bahwa saat ini masyarakat yang terlayani bank baru sekitar 40% dari jumlah yang ada.

Advertisement

Kepala KPBI DIY Arief Budi Santoso mengatakan, saat ini layanan perbankan ke masyarakat masih belum maksimal terutama bagi penduduk di pelosok-pelosok, terjadi karena biasanya pelayanan perbankan dilakukan di kantor-kantor cabang.

"Dan saat ini, tidak semua bank memiliki kantor cabang hingga ke pelosok-pelosok desa," kata dia, belum lama ini.

Sedangkan untuk menghadirkan sebuah kantor cabang, menurut dia, bank harus mengeluarkan modal tersendiri. Hal tersebut, menurut dia, bukanlah hal yang mudah bagi perbankan.

"Untuk itu Bank Indonesia berupaya memperluas layanan perbankan melalui agen atau mitra yang sudah ada di daerah, terutama di pelosok-pelosok," kata dia.

Dia mengatakan, melalui program yang dinamakan branchless banking tersebut, harapannya akan lebih banyak penduduk yang bisa mengakses layanan perbankan, terutama bagi mereka yang ada di desa-desa.

Menurut dia, beberapa mitra yang bisa dimanfaatkan oleh bank untuk memberikan layanan misalnya yakni Kantor Pos. Keberadaan Kantor Pos yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia bahkan hingga ke pelosok bisa menjadi sarana bagi bank untuk memberikan pelayanan.

"Program tersebut saat ini sedang dalam tahap uji coba, dimana sekarang ada lima bank yang bekerja sama dengan agen dan mitra dalam melakukan layanan perbankan di desa-desa," jelas dia.

Uji coba tersebut dilakukan di delapan provinsi di Indonesia. Namun menurut dia, untuk DIY, saat ini tidak termasuk dalam uji coba tersebut.

"Tapi jika uji coba tersebut berhasil, maka DIY diharapkan juga akan mengikuti dan harapannya layanan perbankan di DIY akan semakin luas meski tanpa kantor cabang," tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Momen Haru di Bandara Saat Presiden Tenangkan Keluarga Prajurit

Momen Haru di Bandara Saat Presiden Tenangkan Keluarga Prajurit

News
| Sabtu, 04 April 2026, 20:57 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement