161 Tim Ikuti Kontes Roket Air 2013 di Stadion Kridosono

21 September 2013 17:26 WIB Abdul Hamied Razak Jogja Share :

[caption id="attachment_449685" align="alignleft" width="500"]http://images.solopos.com/2013/09/roket-air-.jpg"> Salah satu tim menyiapkan roket yang akan diluncurkan. Sebanyak 161 tim mengikuti kontes roket air tingkat yang diadakan Taman Pintar Jogja, Sabtu (21/9/2013) di Stadion Kridosono Jogja.http://images.solopos.com/2013/09/roket-air-.jpg" width="500" height="306" />
Salah satu tim menyiapkan roket yang akan diluncurkan. Sebanyak 161 tim mengikuti kontes roket air tingkat yang diadakan Taman Pintar Jogja, Sabtu (21/9/2013) di Stadion Kridosono Jogja.[/caption]

Harianjogja.com, JOGJA- Sebanyak 161 tim mengikuti kontes roket air tingkat SMP, SMA dan SMK yang diadakan Taman Pintar Jogja, Sabtu (21/9/2013). Selain dari sekolah-sekolah di DIY, peserta juga datang dari Magelang, Kebumen dan Pemalang.

Berlokasi di Lapangan Stadion Kridosono, Kotabaru, Jogja, kontes akan dibuka secara resmi oleh Wakil Walikota Yogyakarta. Roket air merupakan roket yang dibuat dari botol plastik.

Roket tersebut diluncurkan menggunakan piranti launcher hingga mencapai jarak puluhan meter. Air yang menyemprot dari bagian ekor seperti asap membuat penampilannya menyerupai roket sebenarnya.

Menurut Kepala Kantor Taman Pinar Jogja, Yunianto Dwisutono, kompetisi tersebut merupakan agenda tahunan Taman Pintar. Selain bertujuan memperkenalkan teknologi kedirgantaraan kepada para siswa, kontes tersebut untuk meningkatkan minat siswa pada teknologi roket.

“Ini merupakan kontes tahun kelima yang kami gelar,” ungkap Yunianto kepada Harianjogja.com, di sela kegiatan.

Selain mendapatkan penghargaan dan piala tetap Walikota Jogja, pemenang kontes akan mendapat sertifikat Dirjen Manajemen Pendidikan Dasar (Mandikdas) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
“Khusus bagi tim yang menjadi juara pertama di setiap kategori akan mendapatkan juga piala bergilir dari Dirjen Kemendikbud. Mereka juga menjadi wakil delegasi dari DIY-Jateng untuk perlombaan tingkat nasional.” katanya.