Advertisement
Motor Mati di Perlintasan, Lansia Kulon Progo Nyaris Tertemper KA
Foto ilustrasi tempat kejadian perkara. / Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, KULONPROGO—Seorang pria lanjut usia K, 68, di Kulon Progo nyaris tertemper kereta api Bengawan setelah sepeda motornya mati mesin di perlintasan rel tanpa palang pintu. Peristiwa itu terjadi di Padukuhan Kaligintung Lor, Kapanewon Temon, Kabupaten Kulon Progo, Kamis (8/1/2026) sore.
Insiden ini terjadi saat korban hendak melintasi rel, namun sepeda motor yang dikendarainya tiba-tiba mati mesin di tengah jalur tepat saat KA Bengawan akan melintas.
Advertisement
Kasi Humas Polres Kulon Progo, Iptu Sarjoko, menjelaskan kronologi kejadian bermula saat korban yang mengendarai sepeda motor Yamaha Alfa bernomor polisi AB 6285 FC melaju dari arah utara menuju selatan.
“Pada saat melewati jalur rel kereta api sebelah selatan, sepeda motor yang digunakan korban mengalami mati mesin,” ujar Sarjoko kepada wartawan, Jumat (9/1/2026).
BACA JUGA
Kondisi mesin yang mogok di tengah rel membuat korban panik. K sempat berupaya keras mendorong dan menarik sepeda motornya agar keluar dari jalur perlintasan, namun usahanya tidak membuahkan hasil karena ia melakukannya seorang diri.
Diduga, mesin motor tersebut mati akibat pengaruh medan magnet atau teknis kendaraan saat kereta sudah mendekat. Korban awalnya tidak menyadari bahaya yang mengancam hingga terdengar peringatan suara dari kejauhan.
“Saat itu terdengar dari arah barat suara klakson KA 282 Bengawan relasi Pasar Senen–Purwosari,” ucap Sarjoko.
Mendengar suara klakson yang semakin dekat, korban langsung melepaskan kendaraannya dan melompat menyelamatkan diri. Hanya berselang beberapa detik, kereta api menghantam sepeda motor tersebut hingga terpental jauh.
“Karena kereta api sudah sangat dekat, korban meninggalkan sepeda motornya di rel. Motor tersebut tertemper kereta api dan terlempar sekitar 50 meter ke arah timur, tepat di antara jalur ganda (double track),” jelasnya.
Meski sepeda motor mengalami kerusakan parah, korban dinyatakan selamat tanpa luka serius. Pihak kepolisian kembali mengimbau masyarakat untuk ekstra waspada saat melintasi perlintasan sebidang tanpa palang pintu, terutama dengan memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima dan menengok kanan-kiri sebelum menyeberang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Jembatan Menuju Wisata Colo Ambles, Dua Kendaraan Terseret
Advertisement
Destinasi Favorit Terbaru di Sleman, Tebing Breksi Geser HeHa Forest
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement



