Advertisement

Wow! Dua Ekor Sapi Jumaini Dijual Rp83 Juta

Kamis, 26 September 2013 - 09:10 WIB
Nina Atmasari
Wow! Dua Ekor Sapi Jumaini Dijual Rp83 Juta

Advertisement

[caption id="attachment_451172" align="alignleft" width="450"]http://images.harianjogja.com/2013/09/sapi-simental-endro-guntoro.jpg">Salah satu sapi simental milik Jumaini, warga Dusun Ngentak, Desa Seloharjo, Kecamatan Pundong, Bantul. (JIBI/Harian Jogja/Endro Guntoro)http://images.harianjogja.com/2013/09/sapi-simental-endro-guntoro.jpg" width="450" height="338" /> Salah satu sapi simental milik Jumaini, warga Dusun Ngentak, Desa Seloharjo, Kecamatan Pundong, Bantul. (JIBI/Harian Jogja/Endro Guntoro)[/caption]

Harianjogja.com, BANTUL- Dua ekor sapi milik Jumaini, warga Dusun Ngentak, Desa Seloharjo, Kecamatan Pundong, Bantul dibanderol harga yang fantastis, yakni Rp83 juta.

Advertisement

Harga tersebut termasuk harga paling tinggi di Bantul. Satu dari dua ekor sapi yang dibanderol Rp83 juta sudah terjual seharga Rp48 juta.

“Yang memiliki berat satu ton kemarin sudah laku dengan harga Rp48 juta. Sedangkan satu ekor yang juga berukuran besar masih kami pertahankan Rp35 juta. Kalau nanti mendekati Lebaran Haji mungkin ada yang membutuhkan akan kami lepas dengan harga itu,” ujar Jumaini saat ditemui Harian Jogja, Rabu (25/9/2013).

Bagi Jumaini, menjul sapi jenis simetal dengan harga Rp48 juta merupakan pengalaman pertama kali sejak menggeluti usaha penggemukan sapi 1990 silam.

Jumaini berkisah sekitar tiga bulan lalu, dirinya mendapat bibit sapi paling berkualitas di Bantul. Sapi itu kemudian dia rawat di kandangnya. Pertumbuhan sapinya itu memang lebih cepat dibandingkan dengan peliharaan lainnya.

“Porsi makannya memang lebih banyak dibanding sapi lainnya. Tapi tetap saya beri sesuai kebutuhan yaitu makanan hijauan secara terus menerus. Akhirnya ada peminat membeli untuk kebutuhan kurban dan sudah saya lepas kemarin,” ujarnya.

Jumaini masih memiliki seekor sapi lain berjenis jumbo yang rencananya akan tetap dipertahankan di harga Rp35 juta. Sapi seberat 700 kilogram itu harus ditempatkan tersendiri karena membutuhkan kandang yang lebih luas dibandingkan sapi lainnya.

Sebelumnya, Jumaini telah menjul 40 ekor sapi. Hewan berkaki empat itu sudah dikirim ke pedagang sapi luar daerah seperti ke Cilegon sepekan lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Penantian Sepekan Berakhir Jenazah Perwira TNI Tiba di Cimahi

Penantian Sepekan Berakhir Jenazah Perwira TNI Tiba di Cimahi

News
| Sabtu, 04 April 2026, 23:47 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement