Tertib Arsip Persempit Celah Penyimpangan Anggaran
Pengelolaan arsip yang tertib dan autentik dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mempersempit celah penyimpangan anggaran di lingkungan pemerintahan
Ilustrasi e-KTP (JIBI/Solopos/Dok.)
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Sebanyak 4.507 lembar E-KTP warga Gunungkidul gagal dicetak di Jakarta.
Kepala Bidang Kependudukan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Gunungkidul Winarno mengatakan, pihaknya menduga kegagalan cetak lembar e-KTP karena terjadi kesalahan saat petrekaman.
“Mungkin saat perekaman atau alatnya eror tapi yang tahu pasti itu pusat [Kementrian Dalam Negeri],” katanya, Sabtu (28/9/2013).
Jumlah lembar e-KTP yang gagal cetak hampir di semua kecamatan, namun terbanyak di Kecamatan Gedangsari yaitu 1.430 lembar, kemudian Kecamatan Semin 657 lembar, Kecamatan Semanu 589 lembar, Kecamatan Panggang 305 lembar. Sisanya di kecamatan lainnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pengelolaan arsip yang tertib dan autentik dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mempersempit celah penyimpangan anggaran di lingkungan pemerintahan
Cek jadwal KRL Palur-Jogja Rabu 19 Agustus 2026, lengkap dari Stasiun Palur hingga Stasiun Yogyakarta.
Cek jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 19 Agustus 2026 dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur, lengkap dengan waktu di setiap stasiun.
Pascagempa NTT, 32 dari 33 titik longsoran telah ditangani. BNPB mencatat 68 orang meninggal dan 213 lainnya luka-luka.
SAC menggelar pameran 150 lukisan untuk merayakan HUT RI ke-81 sekaligus merespons dinamika global dan memperkuat pesan perdamaian.
Menkeu Purbaya memastikan pengalihan status guru PPPK menjadi pegawai pusat tak mengganggu fiskal. Defisit RAPBN 2027 tetap 2,40%.