Sembuh atau Berdamai? Cara Baru Memahami Penyakit Kronik
Makna sehat kini bergeser. Tak selalu sembuh total, penyakit kronik menuntut adaptasi dan cara hidup baru.
Harianjogja.com, KUDUS-Keluarga kraton Jogja mengenakan busana adat Kudus saat mengikuti acara Ngunduh Mantu http://www.harianjogja.com/baca/2013/10/25/royal-wedding-ngayogyakarta-dhaup-ageng-usai-gkr-hayu-istirahat-dan-berkemas-459420" target="_blank">pernikahan GKR Hayu dan KPH Notonegoro.
Terlihat dalam foto profil blackberry messenger KPH Yudanegara, menantu Sri Sultan Hamengku Buwono X.
Dalam foto itu KPH Yudanegara tampak foto bersama dengan Sri Sultan HB X mengenakan busana kebangsawanan Kota Jenang. Pakaian yang dikenakan berwarna biru tua berbahan beludru.
Sebelumnya, adik kandung KPH Notonegoro, Aditya Prabowo mengatakan pelaksanaan ngunduh mantu tidak disertai prosesi atau adat khusus.
"Acara sederhana dengan keluarga dan tamu, tidak ada yang khusus," ujarnya, tiga hari lalu.
Ngunduh mantu dihelat keluarga Sigim Mahmud dan Raden Ayu Nusye Retnowati, orangtua KPH Notonegoro di Hotel Gryptha, Kudus, Jawa Tengah, Sabtu (26/10/2013).
Sebagai informasi, pakaian tradisional pengantin pria adat Kudus mengenakan busana hajj atau busana ala syeh dari bangsawan quraisy, sedangkan mempelai putri mengenakan model kebaya tanpa kerah dan biasanya mengenakan caping kalo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Makna sehat kini bergeser. Tak selalu sembuh total, penyakit kronik menuntut adaptasi dan cara hidup baru.
Harga patokan ekspor emas turun 1,43 persen pada awal Juni 2026. Kemendag menyebut pergeseran investasi dan aksi profit-taking menjadi penyebabnya.
Prabowo Subianto siap menghadapi korupsi, penyelundupan, dan ekonomi ilegal demi transformasi ekonomi nasional serta memperkuat NKRI.
Antonio Vargas resmi menjadi juara dunia kelas bantam WBA setelah Seiya Tsutsumi berstatus Juara Reses karena masalah kesehatan.
Pertamina Patra Niaga menurunkan harga avtur hingga 10 persen mulai 1 Juni 2026. Kebijakan ini diharapkan mendukung penerbangan dan pariwisata nasional.
Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di DIY menegaskan Pancasila sebagai pemersatu bangsa dan fondasi perdamaian dunia di tengah tantangan global.