Jogja Inspira Hadirkan Kolaborasi Musik, Puisi dan Sketsa
Jogja Inspira #01 hadir di Ndalem Poenokawan dengan kolaborasi musik, puisi dan sketsa, memperkuat Jogja sebagai episentrum kreativitas seni.
Harianjogja.com, BANTUL—Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) membuka dua program studi (prodi) baru. Yakni Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dan Prodi Pendidikan Bahasa Inggris.
Menurut Rektor UPY Profesor Buchory pembukaan dua prodi tersebut untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Sebab, katanya, animo calon mahasiswa terhadap dua jurusan sangat tinggi.
Hal itu dibuktikan dari penerimaan jumlah mahasiswa kedua prodi tersebut di mana Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia menerima 106 mahasiswa dan Prodi Pendidikan Bahasa Inggris menerima 71 mahasiswa.
Dia mengatakan, dibukanya Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia menjadi wahana bagi UPY untuk meningkatkan nasionalisme dan mendukung pendidikan karakter.
Adapun Prodi Pendidikan Bahasa Inggris diharapkan sejalan dengan era globalisasi di mana banyak sekolah mulai membuka kelas-kelas internasional.
“Animo calon mahasiswa yang mendaftar sangat tinggi dan prospek penyerapan kerjanya juga cukup bagus. Untuk itu, kami perlu menyiapkan guru-gurunya,” ungkap Buchory usai melantik ketua Prodi Pendidikan Bahasa Inggris di UPY, Senin (28/10/2013).
Sebagai prodi baru, sambungnya, akreditasi kedua program tersebut masih masuk katagori C. Namun pihaknya akan terus memperbaiki status akreditasinya sebelum angkatan pertama lulus.
“Izin penyelenggaraannya turun tahun ini. Mudah-mudahan sebelum mereka lulus akreditasinya bisa lebih dari itu. Untuk sampai ke A tentu harus mengisi komponen lulusannya,” kata Buchory.
Ketua Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UPY Rudha Widagsa mengatakan, dibandingkan prodi lainnya di sejumlah perguruan tinggi pihaknya menawarkan perbedaan pola pembelajaran bahasa inggris.
Bila di kampus lain lebih fokus pada pendidikan bahasa inggris dasar, di UPY pola pembelajarannya lebih spesifik pada khusus SMP-SMA. “Komposisi dosen bahasa inggris di sini sangat baik meliputi linguistik, pendidikan dan translation,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jogja Inspira #01 hadir di Ndalem Poenokawan dengan kolaborasi musik, puisi dan sketsa, memperkuat Jogja sebagai episentrum kreativitas seni.
Wisata edukasi Madukismo mengajak pengunjung naik kereta lawas menyusuri pabrik dan melihat proses tebu hingga menjadi kristal gula.
Sebanyak 17.800 personel gabungan Polda Metro Jaya, Kodam Jaya dan Pemprov DKI mengamankan laga Persija vs Persib di GBK.
Abujapi DIY menyiapkan 21 asesor untuk menguji kompetensi sekitar 14.000 Satpam demi memperkuat keamanan pariwisata dan investasi.
Pemerintah Kabupaten Klaten mengalokasikan anggaran melalui APBD Perubahan 2026 untuk sejumlah program prioritas. Salah satunya penanganan sampah di TPA
Sebanyak 35 provinsi diberi ruang untuk membawa dan menawarkan produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) masing-masing dalam pameran