Advertisement
Bantul Kekurangan Ratusan Guru
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL- Saat ini, Kabupaten Bantul mengalami kekurangan guru hingga ratusan orang jumlahnya.
Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Sedayu Dinas Pendidikan, Masduki menyatakan, kekurangan guru SD di Bantul mencapai hingga 720 orang.
Advertisement
Kekurangan guru tersebut diantaranya dikarenakan buntut penerapan moratorium pengangkatan CPNS. Kebijakan pemerintah pusat itu dipandang dilematis.
Di satu sisi Pemerintah ingin mengefisienkan birokrasi dan keuangan negara namun menelantarkan hak warganya untuk memperoleh pendidikan yang layak tanpa kekurangan guru.
Ia mengakui, kekurangan itu harus ditutupi dengan guru tidak tetap (GTT) yang pengangkatannya tak sah. "Kalau begitu [pengangkatan GTT setelah 2005] ya ilegal," imbuh Masduki.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Bantul, Maman Permana mengatakan, larangan pengangkatan guru honorer setelah 2005 diatur dalam Peraturan Pemerintah No. 48/2005.
Namun, Maman enggan menyebut bila pengangkatan GTT yang sampai sekarang masih berlangsung dianggap tak sah. Ia hanya berujar singkat. "Itu sistem kontrak, jadi tenaga kontrak karena kebutuhan," katanya, saat dikonfirmasi Selasa (27/11/2013).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Penantian Sepekan Berakhir Jenazah Perwira TNI Tiba di Cimahi
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
Advertisement
Advertisement




