Advertisement
GAS LANGKA : Agen Mengaku Rugi Besar
Advertisement
Harianjogja.com, ?JOGJA – Sejumlah agen mengaku rugi akibat adanya kebijakan perubahan harga elpiji 12 kilogram. Meski rugi, mereka tetap akan menjalankan keputusan Pertamina.
Elis, salah seorang staf di PT Karya Pelita Abadi di Kota Jogja mengaku rugi akibat kebijakan perubahan harga elpiji. “Kami masih beruntung, karena Minggu (5/1/2014) ada tambahan pasokan, tapi karena PT kami libur jadi tidak ada tambahan pasokan. Coba kalau tambah, pastinya kerugian akan lebih besar lagi,” keluhnya, ketika ditemui di ruang kerjanya di Jalan Sultan Agung, Pakualaman, Selasa (7/1/2014).
Advertisement
Meski demikian, Elis belum menghitung secara pasti berapa kerugian yang diderita perusahaannya. Hanya saja, ia mengambarkan kerugiannya mencapai puluhan juta.
“Kasarannya, penurunan mencapai Rp30.000. Jadi tinggal kalikan dengan jumlah stok yang ada, maka itu kerugian yang kami derita, dan kalau enggak salah, di gudang kami masih ada sekitar 1.000 tabung dengan harga lama,” paparnya.
Sebagai agen resmi penyalur elpiji, lanjut dia, ketetapan dari Pertamina itu harus ditaati dan dijalankan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Jenazah 2 Prajurit Gugur di Lebanon Tiba di Lanud Adisutjipto
- Belanja Pegawai Bantul Tembus 34 Persen Rekrutmen Dipangkas
- Tangis Pecah Saat Jenazah Prajurit TNI Tiba di Kulonprogo
Advertisement
Advertisement





