Advertisement

Korban Erupsi Merapi 2010 Bakal Terima Bantuan Sapi

Rima Sekarani
Minggu, 12 Januari 2014 - 15:30 WIB
Nina Atmasari
Korban Erupsi Merapi 2010 Bakal Terima Bantuan Sapi

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN- Warga lereng Merapi korban erupsi 2010 akan mendapat bantuan sapi perah sejumlah 497 ekor.

Seharusnya ada 500 sapi namun tiga di antaranya dibatalkan karena dua calon penerima sudah meninggal dan dua lainnya pindah ke luar Jawa. Sapi-sapi itu direncanakan akan dibagi kepada 16 kelompok ternak di Desa Umbulharjo dan Kepuharjo.

Advertisement

Kepala Dinas Pertanian Perikanan dan Perhutanan Kabupaten Sleman, Widi Sutikno, berharap bantuan sapi perah bisa mengembalikan kestabilan perekonomian di dua desa tujuan yang sebelumnya merupakan sentra sapi perah.

Dana yang digelontorkan untuk pengadaan sapi adalah sekitar Rp 7 miliar. Bantuan yang akan diserahkan bukanlah uang untuk membeli sapi, melainkan sapinya langsung. Demi mendapat sapi yang berkualitas, Widi Sutikno dan tim melakukan survei ke Malang dan Boyolali.

Umbulharjo dan Kepuharjo sebelumnya memiliki populasi sapi perah hingga 7.000 ekor. Saat ini, Widi Sutikno mengatakan jumlahnya baru mencapai sekitar 3.500-4.000 ekor. Dengan jumlah sekian, susu yang bisa dihasilkan sekitar 11.000liter/hari.

Pengadaan sapi ditargetkan terealisasi Maret 2014. Widi Sutikno mengatakan, “Kami mau mengembalikan populasi sapi perah. Harapannya, lereng merapi yang perekonomiannya ditopang dengan sapi perah itu bisa kembali,” ujar Widi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Waspada Efek Perang Timur Tengah, Malaysia Perketat Keamanan

Waspada Efek Perang Timur Tengah, Malaysia Perketat Keamanan

News
| Minggu, 05 April 2026, 05:17 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement