Advertisement
Pintu Keluar Kepatihan Dipindah, 24 KK akan Digusur
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA-Gerbang pintu keluar-masuk Komplek Perkantoran Pemerintah Daerah DIY dikembalikan ke sisi selatan yang berada di Jalan Suryatmajan dengan menggusur 24 Kepala Keluarga (KK).
Penataan itu dilakukan dengan maksud untuk merevitalisasi atau mengembalikan Komplek Kepatihan seperti sediakala yang menghadap ke arah Kraton, sekaligus untuk mendukung penataan kawasan pedestrian Malioboro.
Advertisement
Kepala Biro Umum, Humas, dan Protokoler Pemda DIY Sigit Haryanto mengatakan revitalisasi tersebut baru masuk pra-studi kelayakan. Sosialisasi dan pengukuran lahan menjadi bagian dari studi. Dia merencanakan pada 2015, pembebasan sudah dapat dilakukan.
Kata dia, penggusuran akan dilakukan pada bangunan yang berada di sepanjang jalan itu dengan total luas tanah 8.000 meter persegi. Agar wajah perkantoran terlihat, tidak tertutup bangunan lain.
"Dari ujung barat Jalan Malioboro sampai Jalan Mataram," ujar dia, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (22/1/2014).
Di sepanjang jalan satu arah tersebut, terdapat rumah, bangunan pertokoan, balai Rukun Warga (RW) 12, hotel, dan taman kanak-kanak. Di ujung timur jalan terdapat Masjid Quwattil Islam.
Menurut Sigit, status tanah di daerah itu sebagian Sultan Grond (SG) dan lainnya berstatus hak guna bangunan karena dipakai oleh orang nonpribumi.
Akan ada ganti rugi untuk pembebasan lahan yang besarannya bakal dihitung oleh tim apraisal. Namun untuk masjid, kata dia, akan ada pembicaraan khusus karena berada di tanah kasultanan.
"Kalau dilihat dari tembok batas Pemda, lahan masjid tidak akan terkena semua," kata dia.
Pintu Gerbang di sisi selatan itu sampai sekarang ini masih ada. Namun hanya satu yang berfungsi sebagai pintu keluar dengan dijaga petugas Satpol PP, sedangkan pintu lainnya ditutup dengan seng. Sigit tak mengetahui pasti, kapan beralihnya pintu masuk Komplek Kepatihan di Jalan Margo Mulyo (Jalan Malioboro).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Waspada Efek Perang Timur Tengah, Malaysia Perketat Keamanan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
- SIM Keliling Jogja Dibuka di Alun-Alun Kidul, Cek Jadwalnya
- Operasi SAR Yunanta di Sungai Opak Resmi Ditutup Setelah 7 Hari
Advertisement
Advertisement




