Advertisement
Kulonprogo Cairkan Dana Bansos Setelah pemilu
Advertisement
Harianjogja.com, KULONPROGO- Pemerintah Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta, baru akan mencairkan dana hibah dan bantuan sosial sebesar Rp15 miliar setelah Pemilu 2014 untuk mengantisipasi anggaran digunakan untuk kampanye oknum calon anggota legislatif.
"Dana bantuan sosial (bansos) dan dana hibah baru bisa dicairkan setelah pemilu, atau sekitar awal tri wulan ke tiga," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kulonprogo Astungkoro, belum lama ini.
Advertisement
Astungkoro mengatakan berdasarkan arahan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), dana hibah dan bansos tidak boleh dicairkan sebelum pemilu.
Hal ini untuk mengantisipasi adanya calon anggota legislatif menggunakan dana hibah dan bansos untuk kampanye.
"Selain itu, rencananya BPK juga akan melakukan audit terhadap badan usaha milik daerah (BUMD) yang dapat dimanfaatkan caleg sebagai sumber dana kampanye," katanya.
Ia mengatakan pencairan dana hibah dan bansos harus dilandaskan pada Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 37 Tahun 2012 tentang Pedoman Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2013 serta Permendagri Nomor 39 Tahun 2012 tentang Perubahan Atas Permendagri Momor 32 Tahun 2011 tentang Pedoman Pemberian Hibah dan Bantuan Sosial yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah.
"Pemkab akan mencairkan dana bansos dan hibah menggunakan landasan operasional permendagri. Yang jelas, penggunaan anggatan tidak fiktif," katanya.
Terkait adanya kebijakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pengawasaan penggunaan dana bansos dan hibah, kata Astungkoro, Pemkab Kulonprogo sangat menyambut bahagia.
"Kalau diawasi KPK, kami bersyukur. Sebab, ada yang mengawasi selain BPK. Kami akan bekerja secara sungguh-sungguh. Kami juga berharap, pelaksaan dana hibah dan bansos sesuai prosedur," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Jenazah 2 Prajurit Gugur di Lebanon Tiba di Lanud Adisutjipto
- Belanja Pegawai Bantul Tembus 34 Persen Rekrutmen Dipangkas
- Tabrak Truk yang Putar Balik, Pengendara Motor Tewas di Gamping Sleman
Advertisement
Advertisement





