OJK Cabut Izin 9 BPR dan BPRS Sepanjang 2026, Ini Daftarnya
OJK telah mencabut izin usaha sembilan BPR dan BPRS sepanjang 2026. Simak daftar bank yang ditutup serta alasan pencabutan izinnya.
Harianjogja.com, JOGJA-PT Jogja Tugu Trans akan mulai mengoperasikan sebanyak 20 bus trans jogja yang dibeli dari Lampung, pada bulan Maret.
Direktur PT JTT Bambang Sugiharto mengatakan 20 bus itu sudah dibeli dengan pinjaman uang dari Bank Pembangunan Daerah DIY.
Bus tidak langsung diboyong ke bengkel PT JTT di Jalan Wonosari karena baru dikembalikan ke pihak karoseri di Jakarta untuk proses pengecetan.
Terkait kondisi mesin, kata dia, masih prima 100%. Sebab, bus- bus itu batal dioperasikan oleh Trans Lampung. Perusahaan leasing menariknya karena Trans Lampung bangkrut. "Dibawa ke Jogja Maret," kata dia, saat dihubungi Kamis (6/2/2014).
Sebelumnya, Dinas Perhubungan DIY memberikan sanksi berupa denda atas keterlambatan pengoperasian 20 bus Trans Jogja yang dijanjikan PT Jogja Tugu Trans dibeli dari Trans Lampung karena merugikan pelayanan publik.
"1 Mei harus beroperasi, kalau enggak, saya denda sehari satu per mil (1,6 kilometer) dari nilai kontrak 20 bus,"ujar Kepala Unit Pelaksana Teknis Trans Jogja Dishub DIY, Agus Minang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
OJK telah mencabut izin usaha sembilan BPR dan BPRS sepanjang 2026. Simak daftar bank yang ditutup serta alasan pencabutan izinnya.
DKPP menjatuhkan sanksi peringatan keras kepada Anggota KPU RI Parsadaan Harahap terkait penggunaan helikopter saat pelantikan KPPS di Cianjur.
Mentan Andi Amran Sulaiman menegaskan penertiban gula rafinasi untuk melindungi petani tebu dan mempercepat target swasembada gula.
Dua mesin diesel milik petani di Bulak Dobangsan, Wates, Kulonprogo dicuri. Korban merugi Rp3,5 juta, polisi masih menyelidiki kasus tersebut.
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi prihatin atas OTT Bupati Pemalang. Pemprov menunggu status hukum KPK sebelum menunjuk Plt bupati.
GoTo mencatat laba bersih Rp252 miliar pada kuartal II-2026. Bisnis Fintech menjadi kontributor utama dan melampaui ODS untuk pertama kalinya.