Polres Gunungkidul Siaga Perbatasan

08 Februari 2014 12:49 WIB Ujang Hasanudin Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Polres Gunungkidul menekankan personilnya untuk siaga di wilayah perbatasan pada saat penyelenggaraan Pemilu pada April mendatang. Perbatasan dianggap lokasi berpotensi konflik.

Kepala Polres Gunungkidul Ajun Komisaris Besar Polisi Faried Zulkarnaen mengatakan tidak menutup kemungkinan pada saat tahapan kampanye maupun pemungutan suara ada tambahan massa dari luar daerah, di kawasan perbatasan.

“Kami [polisi] meminimalkan orang-orang dari luar perbatasan masuk,” kata Faried seusai gelar pasukan kesiapan operasi Manta Brata Progo 2014 untuk pengamanan Pemilu di Alun-alun Wonosari, Jumat (7/2/2014).

Selain perbatasan, lokasi-lokasi yang berpotensi konflik yakni kantor instansi penyelenggaraan Pemilu dan wilayah yang terdapat calon legislator lebih dari satu orang dalam satu desa.

Pengamanan Pemilu mendapatkan bantuan personel dari Polda DIY sebanyak satu Satuan Setingkat Kompi (SSK) dari Datasemen Gegana Brimob dan satu SSK dari Satuan Sabhara. Kekuatan dari Polres Gunungkidul sebanyak 720 termasuk TNI dan pemerintah.

Bupati Gunungkidul Badingah meminta kepolisian untuk menjaga komitmen dan netralitas serta tidak terlibat dalam politik praktis yang dapat memicu menurunnya tingkat kepercayaan masyarakat pada institusi korp baju coklat itu.

“Siapkan mental dan fisik, jaga netralitas dan jangan terlibat politik praktis,” tegasnya.