Advertisement
MEGAPROYEK KULONPROGO : Pelabuhan Tanjung Adikarta Perlu Didukung Sarana Penangkapan Ikan
Advertisement
Harianjogja.com, KULONPROGO-Bupati Kulonprogo, Hasto Wardoyo, mengungkapkan, sudah beberapa investor tampak tertarik dengan pengembangan kawasan industri di http://www.harianjogja.com/baca/2014/02/08/megaproyek-kulonprogo-penambangan-pasir-besi-ancam-usaha-perikanan-488079" target="_blank">Pelabuhan Tanjung Adikarta.
“Kami mengirim undangan ke Dirjen untuk meminta fasilitasi agar setelah peresmian, pelabuhan tidak mangkrak tetapi dapat langsung beroperasi,” katanya, saat menerima audiensi Direktur Jendral Pemerintahan Umum Kementrian Dalam Negeri, Agung Mulyana, di Rumah Dinas Bupati, Jumat (7/2/2014).
Advertisement
Kebutuhan sarana untuk mengembangkan pelabuhan saat ini, sebutnya, antara lain, kapal 150 gross ton yang dapat mencapai 200 mil sehingga bisa memperoleh ikan-ikan yang besar, cool storage atau tempat pendingin, serta pendalaman pengerukan.
Hasto berharap, tempat pelelangan ikan yang terdapat di Karangwuni tidak hanya menjual ikan kecil tetapi juga ikan berukuran besar.
“Oleh karena itu dibutuhkan kapal besar yang dapat sampai lepas pantai, bukan hanya perahu-perahu dengan jangkauan tepi pantai,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Isu Pemotongan Gaji Menteri, Ini Kata Menteri Airlangga Hartarto
Advertisement
Mekar Hanya Beberapa Hari, Bunga Bangkai di Palupuh Diserbu Turis
Advertisement
Berita Populer
- Digugat ke PTUN, Pemkab Bantul Sebut Pemecatan Dukuh Seloharjo Sah
- Sultan HB X Tekankan Pentingnya Mawas Diri dalam Pengambilan Keputusan
- WFH ASN Bantul Dibatasi, Tidak Semua OPD Bisa Terapkan
- Empat Nama Berebut Kursi Ketua PKB Kulonprogo lewat UKK
- Ambil Gamelan, Dukuh Seloharjo Bantul Dipecat, Kini Gugat ke PTUN
Advertisement
Advertisement



