Panas Bumi Ungaran Dikembangkan, PLN Siapkan PLTP 55 MW
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Harianjogja.com, KULONPROGO – Setelah mendapat kepastian tempat yang digunakan sebagai gudang logistik pemilu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kulonprogo mulai merakit kotak suara di gedung bekas Polsek Wates Senin (10/2/2014).
Perakitan kotak suara dilakukan oleh 15 orang tenaga lepas dengan pengawasan petugas dari Sekretariat KPU setempat. Tujuannya, untuk memastikan kualitas hasil perakitan benar-benar bagus. Ditargetkan perakitan kotak suara ini selesai dalam waktu dua pekan.
Ketua KPU Kulonprogo, Muh Isnaini mengatakan, jumlah kotak suara yang diperlukan sebanyak 3.948 unit, mengingat setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) akan disediakan empat kotak suara. Sementara, jumlah TPS di Kulonprogo sebanyak 987 TPS.
“Selama ini kami simpan di gudang dalam bentuk terurai. Mulai hari ini kotak suara kami setting (rakit), untuk digunakan pada Pemilu mendatang,” katanya.
Ia tidak menampik jika ditemukan beberapa kotak suara yang rusak, akan tetapi pada saat pengadaan untuk Pemilu sebelumnya jumlahnya lebih dari 4.000 unit, sehingga masih mencukupi. (Switzy Sabandar/JIBI/Harian Jogja)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarifnya Rp8.000.
Indonesia masih berpeluang menambah emas Asian Games 2026 lewat sepak takraw dan padel setelah mengoleksi 35 medali.
KBRI Bangkok mengimbau WNI di Thailand memantau cuaca dan kondisi jalan untuk mengantisipasi banjir hingga 7 Oktober 2026.
Hashim mundur dari WIFI. Pengamat menilai Internet Rakyat dan pemanfaatan spektrum 1,4 GHz tetap berjalan sesuai komitmen perusahaan.
DPRD Kota Jogja mendorong pengembangan UMKM secara merata hingga tingkat kampung melalui promosi, pemasaran, dan dukungan berkelanjutan.