RSPS Bantul Soroti Masalah Rujukan BPJS, Ini Kendala Sering Dikeluhkan
RSUD Panembahan Senopati Bantul menyoroti berbagai kendala sistem rujukan BPJS Kesehatan yang masih sering dikeluhkan pasien dalam layanan JKN.
JIBI/Dokumen/Harian Jogja
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Rumah milik Dian Ayu Rani, 29, di Dusun Ledoksari, Desa Kepek, Kecamatan Wonosari diobok-obok pencuri, Kamis (13/2/2014), sekitar pukul 09.00 WIB. Saat kejadian, rumah Rani dalam kondisi terkunci dan ditinggal mengantarkan anaknya ke sekolah.
Kepala Polsek Wonosari Ajum Komisaris Polisi Kuswanto mengatakan, dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), pencuri masuk rumah Rani melalui jendela di samping rumah. “Pencuri diketahui mencongkel jendela,” kata Kuswanto.
Menurut Kuswanto, pencuri diduga beraksi seorang diri, hal itu diketahui dari jejak kaki yang ditemukan dari tiga ruangan di dalam rumah. Polisi hingga Kamis siang masih melakukan penyelidikan pelaku pencurian tersebut.
Akibat kejadian itu Rani mengalami kerugian jutaan rupiah yang terdiri dari satu init laptop, telepon sellular (Ponsel), dan uang tunai Rp1,1 juta. (Ujang Hasanudin)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RSUD Panembahan Senopati Bantul menyoroti berbagai kendala sistem rujukan BPJS Kesehatan yang masih sering dikeluhkan pasien dalam layanan JKN.
Pemkot Semarang menginstruksikan OPD dan warga siaga penuh menghadapi kemarau ekstrem 2026 untuk mencegah kebakaran dan gangguan kesehatan.
Distribusi Minyakita melalui BUMN mencapai 50,16%, namun harga rata-rata nasional masih berada di atas HET Rp15.700 per liter.
PDIP Kota Yogyakarta menanam 300 pohon, menggelar simulasi bencana, dan pelayanan kesehatan lansia saat pelantikan pengurus.
Samsung Galaxy Watch Ultra2 hadir dengan fitur kesehatan berbasis AI untuk trail running, diving, dan pemantauan kebugaran harian.
Fenomena upwelling di Waduk Kedung Ombo Boyolali menyebabkan 10 ton ikan mati dan kerugian petani KJA mencapai Rp247 juta.