Tujuh Kambing Mati Mendadak, 5 Warga Semanu Suspek Antraks
Tujuh kambing mati mendadak di Semanu, Gunungkidul. Lima warga mengalami luka kulit dan menjadi suspek antraks, hasil lab masih ditunggu.
Dua atlet menembak asal Gunungkidul berfoto bersama usai menggelar audiensi dengan Bupati Endah Subekti Kuntarningsih di kantor pemkab, Senin (5/10). / istimewa-Humas Pemkab Gunungkidul.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dua atlet menembak asal Gunungkidul, Kanuruan Al Ghozi dan Anang Febrian, mendapat kesempatan melanjutkan perjuangan menuju Olimpiade 2028 di Amerika Serikat.
Keduanya akan mengikuti pemusatan latihan nasional (Pelatnas) di Jakarta sebelum tampil dalam kejuaraan dunia menembak di Qatar bulan depan. Kejuaraan tersebut sekaligus menjadi ajang kualifikasi Olimpiade 2028.
Ketua KONI Gunungkidul Irfan Ratnadi menyampaikan hal tersebut seusai audiensi dengan Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningih, Senin (5/10/2026).
“Setelah tampil di Asian Games, dua atlet menembak kita akan mengikuti pemusatan latihan di Jakarta untuk ikut dalam kejuaraan dunia menembak di Qatar bulan depan,” kata Irfan.
Dua Atlet Gunungkidul Tembus Final Asian Games
Irfan menjelaskan Kanuruan Al Ghozi dan Anang Febrian sebelumnya tampil di Asian Games Jepang. Meski belum berhasil mempersembahkan medali, kedua atlet tersebut mampu melaju hingga babak final.
“Keduanya bisa masuk final. Tapil, peringkat terbaik ada di posisi empat sehingga belum bisa membawa medali dari ajang menembak di Asian Games,” kata Irfan.
Menurut Irfan, perjuangan kedua atlet Bumi Handayani tersebut belum berakhir. Keduanya kini masuk dalam Pelatnas untuk dipersiapkan mengikuti kualifikasi Olimpiade 2028 di Qatar.
“Kejuaraan dunia ini sekaligus menjadi ajang kualifikasi bagi atlet menembak agar bisa tampil di olimpiade. Mudah-mudahan bisa meraih hasil maksimal sehingga nama Gunungkidul bisa berkibar di kancah internasional,” kata Irfan.
Ketua Perbakin Gunungkidul Andri Yulianto mengatakan hal senada. Dia menilai kedua atlet telah menunjukkan penampilan apik meski belum membawa pulang medali dari Asian Games.
“Sekarang fokus dialihkan ke kejuaraan dunia menembak yang berlangsung di Qatar, sekaligus sebagai ajang kualifikasi olimpiade,” kata Andri.
Usai audiensi dengan Bupati Gunungkidul, kedua atlet tersebut segera berangkat ke Jakarta untuk menjalani Pelatnas menembak.
“Mohon doanya agar bisa memberikan prestasi terbaik dan mengharumkan nama Gunungkidul,” imbuh Andri.
Bupati Minta Atlet Terus Tingkatkan Kemampuan
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntarningsih mendorong kedua atlet menembak tersebut terus memotivasi diri dan mengembangkan kemampuan.
Menurut dia, peningkatan kemampuan perlu dilakukan agar prestasi yang diraih para atlet juga terus meningkat. Setiap atlet, kata dia, juga diwajibkan memiliki mental baja, pantang menyerah, disiplin, serta menjunjung tinggi sikap sportivitas.
“Harus tetap fokus dan gigih berlatih agar kemampuan terus ditingkatkan sehingga prestasi yang diraih juga bisa semakin baik,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tujuh kambing mati mendadak di Semanu, Gunungkidul. Lima warga mengalami luka kulit dan menjadi suspek antraks, hasil lab masih ditunggu.
Kebakaran Transhome Sleman dinyatakan selesai setelah Damkar memeriksa seluruh bangunan, termasuk basement yang sempat bersuhu tinggi.
Energi hijau dan digitalisasi menjadi mesin pertumbuhan ekonomi. Investasi Rp2.258 triliun dibutuhkan untuk mengejar pertumbuhan 6 persen pada 2027.
Prabowo meminta TNI mengutamakan sistem prestasi, bukan sekadar senioritas, serta memperkuat sinergi lintas lembaga dan penguasaan teknologi.
Densus 88 menangkap 11 tersangka terorisme di enam provinsi. Mereka diduga terkait jaringan Daulah Islamiyah dan menjalani pelatihan.
Dua atlet menembak Gunungkidul, Kanuruan Al Ghozi dan Anang Febrian, mengikuti Pelatnas untuk kejuaraan dunia Qatar sebagai kualifikasi Olimpiade 2028.