Rupiah Tembus Rp18.000, DPR Desak Pemerintah dan BI Bergerak Cepat
Rupiah tembus Rp18.000 per dolar AS dan IHSG anjlok. DPR mendesak pemerintah dan BI segera konsolidasi fiskal dan moneter.
Harianjogja.com, KULONPROGO—Jumlah pasien yang mengalami gangguan saluran pernafasan di Kulonprogo dan Bantul mulai meningkat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Puskesmas II Pengasih, jumlah kunjungan pasien pada Sabtu (15/2/2014) mencapai 100 orang. Sementara, pada hari biasa tidak lebih dari 80 pasien.
Dokter Puskesmas II Pengasih, Lusia Dewi, mengungkapkan, keluhan pasien didominasi batuk, pilek, serta muntah. “Kemungkinan besar akibat dari debu vulkanik,” ujarnya, Senin (17/2/2014).
Tidak hanya itu, beberapa pasien juga mengeluhkan gangguan mata berair.
Sudarman, warga Kecamatan Pengasih, mengaku datang ke puskesmas untuk memeriksakan anaknya yang sejak kemarin batuk. “Terutama pada malam hari, kalau batuk sampai muntah,” tukas dia.
Ia menilai, anak-anak sulit diberitahu untuk tidak melepas masker saat berada di luar ruangan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rupiah tembus Rp18.000 per dolar AS dan IHSG anjlok. DPR mendesak pemerintah dan BI segera konsolidasi fiskal dan moneter.
Jepang menyiapkan pengerahan SDF ke Selat Hormuz dengan tiga syarat utama, termasuk gencatan senjata AS-Iran dan penurunan ancaman keamanan.
Wamenaker Afriansyah Noor mendorong revisi UU UAP 1930 dan aturan K3 karena dinilai tidak lagi sesuai dengan perkembangan industri modern.
Kekurangan 33 Guru Pendamping Khusus di DIY masih terjadi. Sebanyak 51 SMA/SMK mengajukan kebutuhan GPK untuk mendukung sekolah inklusi.
Raymond Indra/Nikolaus Joaquin gagal juara Indonesia Open 2026 setelah kalah 21-13, 18-21, 10-21 dari Goh Sze Fei/Nur Izzuddin di final.
Bulog Jateng mempercepat penyaluran bantuan pangan, beras SPHP, dan Minyakita. Stok beras mencapai 366.846 ton hingga Juni 2026.