DAMPAK LETUSAN KELUD : Penerbangan di Bandara Adisutjipto Sudah pulih

HarianJogja/Gigih M. HanafiPetugas melihat penerbangan pertama maskapai Garuda Indonesia tujuan Jakarta dari Bandara Adisucipto, Sleman, Rabu (19 - 2). Bandara internasional tersebut mulai beroperasi penerbangan setelah lima hari ditutup karena dampak abu Vulakanik letusan Gunung Kelud di Jawa Timur.
22 Februari 2014 17:19 WIB Redaksi Solopos Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA-Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Adisutjipto Jogja sudah kembali pulih setelah dibuka kembali pada Rabu (19/2/2014) pascapenutupan akibat terdampak debu vulkanis Gunung Kelud.

"Aktivitas penerbangan sudah mulai pulih seperti sebelum terdampak abu vulkanis Gunung Kelud," kata General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Adisutjipto Jogja Andi G Wirson, Jumat (21/2/2014).

Menurut dia, saat ini memang di beberapa bagian bandara masih dilakukan pembersihan karena masih ada abu vulkanis yang masih tersisa.

"Kami masih terus membersihkan area bandara yang masih terdapat abu vulkanis, seperti di area parkir baik roda empat maupun roda dua," katanya.

Selain itu di tempat terminal keberangkatan dan kedatangan penumpang juga terus dibersihkan untuk kenyamanan para penumpang.

"Landasan pacu, tempat parkir pesawat dan 'taxy way' semuanya bersih," katanya.

Ia mengatakan, jika saat ada pesawat yang tinggal landas maupun mendarat masih ada sedikit debu yang terhempas itu masih wajar.

"Belum semuanya bersih dari abu vulkanis. Namun sudah benar-benar aman untuk aktivitas penerbangan. " katanya.

Bandara Internasional Adisutjipto Jogja ditutup pada Jumat (14/2/2014) akibat terdampak debu vulkanis erupsi Gunung Kelud.

Setelah dilakukan pembersihan abu vulkanis dan pengecekan meliputi kelayakan landasan pacu (Runway) dan "Taxiway", Bandara Adisutjipto kembali dibuka operasionalnya pada Rabu (19/2/2014).