Ditlantas Polda DIY: Pengemudi Taksi Jangan Main Hakim Sendiri
Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta meminta tidak ada aksi main hakim sendiri antara pengemudi taksi konvensional dan taksi berbasis aplikasi
Harianjogja.com, BANTUL-Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bantul, mengklaim bahwa udang vaname yang dihasilkan kelompok pembudidaya setempat diekspor ke Amerika melalui eksportir di luar daerah.
"Produksi udang vaname Bantul sebagian besar dipasok ke Sidoarjo dan Cirebon, kemudian dari situ ada yang diekspor ke Korea, juga ke Amerika," kata Kepala Bidang Budidaya Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Bantul, Subiyanto Hadi, Selasa (25/2/2014).
Meski begitu, pihaknya tidak mengetahui data pasti berapa ton udang vaname produksi Bantul yang diekspor ke luar negeri tersebut, karena yang menangani langsung adalah eksportir di Sidoarjo.
Ia mengatakan, perkembangan kelompok pembudidaya udang vaname di Bantul terutama di wilayah pantai selatan dinilai cukup pesat, bahkan sampai saat ini tercatat ada tiga kelompok yang berhasil mengembangkan usaha itu.
"Bahkan dari Dirjen Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) beberapa waktu lalu juga mendatangi kelompok pembudidaya udang vaname di pantai Pandansmio, dan sudah terekpose bahwa Bantul ternyata pemasok udang vaname," katanya.
Ia mengatakan selama 2013 tiga kelompok yakni kelompok Vaname Lestari di Kecamatan Sanden mampu produksi 42 ton, kemudian kelompok Tirta Anugerah di Pandansimo Srandakan produksi 107 ton, dan Taruna Bahari memproduksi 40 ton.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta meminta tidak ada aksi main hakim sendiri antara pengemudi taksi konvensional dan taksi berbasis aplikasi
Persis Solo terdegradasi ke Liga 2 meski menang 3-1. Suporter kecewa, Wali Kota Solo minta tim segera bangkit.
Persib Bandung resmi juara Super League dan cetak hattrick. Bobotoh rayakan kemenangan meriah di Stadion GBLA.
Dua pria ditangkap usai diduga tabrak lari di Solo. Mobil menabrak tiang dan pohon, pelaku sempat diamuk massa.
Lima dosen UPN Jogja disanksi setelah terbukti lakukan pelecehan verbal. Kampus tegaskan komitmen lingkungan bebas kekerasan.
Pemerintah bongkar mafia pangan, dari beras oplosan hingga pupuk palsu. Kerugian rakyat ditaksir puluhan triliun rupiah.