Advertisement
Sekolah Tak Bisa Larang Siswa ikut Kampanye
Advertisement
Harianjogja.com, KULONPROGO—Dinas Pendidikan Kulonprogo mengimbau semua kepala sekolah menengah memperketat pengawasan siswanya selama berlangsungnya masa kampanye partai politik, 16 Maret - 2 April nanti.
Sekretaris Dinas Pendidikan, Nurhadi mengungkapkan, Dinas berharap sekolah melakukan langkah yang bisa mencegah para siswa ikut dalam konvoi kampanye partai politik.
Advertisement
"Pengetatan pengawasan ini bertujuan agar siswa tidak memiliki celah untuk ikut dalam kampanye. Tentu tidak etis kalau siswa turut serta dalam kampanye saat jam sekolah masih berlangsung," ujar Nurhadi, Jumat (14/3/2014).
Kendati begitu, Nurhadi tidak lantas memberikan larangan berkampanye secara frontal kepada siswa sekolah menengah. Hal itu mengingat sejumlah siswa SMA/SMK banyak yang sudah memiliki hak pilih dalam Pemilu. Dia tidak ingin mengekang kebebasan demokrasi yang dimiliki siswa yang sudah punya hak pilih.
"Kalau hari libur atau sudah di luar jam belajar sekolah, itu sudah bukan tanggung jawab sekolah lagi. Kami tidak melarang berkampanye, tapi jangan mengorbankan jam belajar di sekolah hanya untuk ikut konvoi," paparnya melanjutkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Jenazah 2 Prajurit Gugur di Lebanon Tiba di Lanud Adisutjipto
- Belanja Pegawai Bantul Tembus 34 Persen Rekrutmen Dipangkas
- Tabrak Truk yang Putar Balik, Pengendara Motor Tewas di Gamping Sleman
Advertisement
Advertisement





