Advertisement
BAYI PENDEK : Kelahiran Bayi Pendek di Jogja Meningkat
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Kelahiran bayi bertubuh pendek (stunting) meningkat dari tahun ke tahun. Sejarah kekurangan gizi si ibu sejak remaja ditengarai menjadi penyebab utama karena remaja masa kini lebih suka junkfood ketimbang pecel dan lotek.
“Di Kota Jogja, pada 2012 kasus stunting 12 persen, sedangkan 2013 naik menjadi 16,43 persen. Kami melihat tren naik, padahal batasan kami kasus itu 20 persen,” ungkap Kepala Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Dinas Kesehatan Kota Jogja, Fetty Fathiyah, usai menggelar acara advokasi Penanggulangan Masalah Gizi di Ruang Bawah Balaikota, Selasa (18/3/2014).
Advertisement
Angka kelahiran di Kota Jogja, ujar dia, sekitar 4.000 per tahunnya. Adapun mengenai tinggi ideal bayi ketika lahir menurut World Health Organization(WHO) 50 sentimeter (cm), tapi Kementerian Kesehatan menetapkan 48 cm karena menyangkut perbedaan genetik dengan masyarakat luar Indonesia.
Bayi stunting lebih berisiko terhadap penyakit tidak menular, seperti serangan jantung, gula, dan stroke. Menurut kajian lain, bayi stunting tingkat intelegensinya juga kurang dibanding bayi normal, sehingga perlu diberi asupan gizi lebih.
Fetty mengatakan, penyebab bayi stunting bukan karena asupan gizi saat ibu hamil, tapi sebetulnya karena kasus kekurangan gizi kronis pada anak-anak remaja. Dari penelitian Fakultas Kedokteran UGM, 39,1% remaja putri DIY mengalami anemia dan 38,1% kurang gizi.
Kekurangan gizi pada remaja putri itu juga dilihat dari pengukuran anthropometer, yang salah satunya mengukur lingkar lengan. Ukuran idealnya ada 23,5 cm. “Ini karena pengetahuan gizi kurang, apalagi sekarang banyak junk food. Remaja banyak memilih junkfood ketimbang pecel,” urainya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Penantian Sepekan Berakhir Jenazah Perwira TNI Tiba di Cimahi
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
Advertisement
Advertisement




