Advertisement
CUCU SULTAN : Jeng Reni Simpan Pusar Irdi
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA- Kebahagiaan kembali menyelimuti Pasangan GKR Bendara dan KPH Yudanegara. Meski tak ada hingar bingar tradisi penyambutan putusnya tali pusar http://www.harianjogja.com/baca/2014/03/10/cucu-sultan-ubay-tak-rela-tinggalkan-irdi-494991" target="_blank">Raden Ajeng Nisaka Irdina (puputan)- buah hati mereka yang lahir awal bulan ini- acara selametan alakadarnya tetap digelar.
"Cuma buat jenang puputan satu set saja," ujar wanita dengan nama lahir Gusti Raden Ajeng Nurastuti Wijareni itu kepada Harianjogja.com.
Advertisement
Syukuran untuk mendoakan anaknya tersebut telah digelarnya seminggu lalu, Senin 17 Maret.
Bagi Kraton, kata Jeng Reni, panggilan akrabnya, tradisi puputan tidaklah terlalu spesial, meski konon dalam tradisi Jawa, pada penyambutan puputan banyak ubo rampe yang perlu disiapkan. Bahkan, dibedakan sesuai kelas sosialnya.
Untuk golongan bangsawan, misalnya, ada nasi gudangan, jenang abang putih, lima macam bubur dan jajan pasar. Sedangkan golongan rakyat biasa dibedakanya, yakni nasi jangan, jenang abang putih, jenang baro-baro dan jajan pasar.
Jeng Reni mengaku masih menjalani petuah- petuah nenek moyang. Jika ari- ari bayi ditanam, puput atau tali pusar disimpannya dengan dibungkus kain kasa, lalu dimasukan dalam kain. "Puput itu enggak busuk dan bau," ujarnya.
"Jadi kalau Irdi sakit, itu bisa direbus terus airnya diusapkan. Kata orang jaman dulu begitu," tambahnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Penantian Sepekan Berakhir Jenazah Perwira TNI Tiba di Cimahi
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jam Lengkapnya
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
Advertisement
Advertisement




