AI Makin Banyak Dipakai di Industri Gim, Kreator Belum Tergantikan
AI makin banyak digunakan di industri gim untuk mempercepat produksi, tetapi kreator tetap dibutuhkan karena hasil AI masih perlu diperiksa dan disempurnakan.
Harianjogja.com, JOGJA – Meski bertajuk kampanye tingkat provinsi, Partai Amanat Nasional Kota Jogja kembali menyuarakan kekecewaan terhadap kinerja Pemkot Jogja saat ini. Pasalnya, dalam 2 tahun terakhir Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) anggaran mencapai sekitar Rp500 miliar.
“Harusnya kondisi seperti ini tidak terjadi, karena anggara yang disetujui seharusnya mampu diserap secara maksimal,” tegas Ketua DPD PAN Kota Jogja, Heroe Poerwadi, dalam orasinya dalam kampanye terbuka di Alun-alun Selatan, Jumat (4/4/2014).
Dia berpendapat, salah satu kinerja pemerintah bisa dilihat dari berapa besar serapan anggaran tiap tahunnya. Hanya saja, kinerja pemkot saat ini belum memuaskan karena besaran anggaran silpa terjadi dalam dua tahun terakhir.
“Saya tidak tahu besaran pastinya. Untuk 2012 ada silpa anggaran sebesar Rp224 miliar. Sedangkan untuk tahun lalu sebesar Rp300an miliar. Kalau ditotal dalam 2 tahun terakhir terdapat silpa anggaran lebih dari Rp500 miliar,” sebutnya.
Di bercerita, saat kader PAN Herry Zudianto menjabat sebagai Walikota Jogja selama dua periode beruntun, kejadian seperti ini tidak pernah terjadi. “Momen pileg ini akan kami jadikan momen awal untuk merebut kembali tampuk pemerintahan di Kota Jogja,” ungkapnya.
Menurut dia, saat ini merupakan langkah tepat untuk merekonstruksi ulang kekuatan guna menata Jogja agar lebih baik dan kembali nyaman. Untuk itu, ia meminta kepada seluruh kader dan simpatisan untuk rapatkan barisan demi terwujudnya cita-cita itu. "Jogja harus kembali nyaman, karena banyak orang yang bilang saat ini kenyamanan kota pelan-pelan mulai menghilang," seru dia.
Dari sisi target pileg sendiri DPD PAN Kota menargetkan mendapatkan 10 kursi untuk duduk sebagai anggota DPRD Kota periode 2014-2019. Menurut Heroe, target ini sangat realistis dan optimistis dapat terpenuhi. "Kita ingat di 2004 kita pernah punya 9 wakil, dan target mendapatkan 10 kursi itu merupakan target yang wajar," paparnya.
Di sisi lain, Ketua DPW PAN DIY Himawan Wahyudi menargetkan untuk bisa mendapatkan 2 kursi untuk DPR RI. Untuk itu, pihaknya sudah merapatkan internal di tubuh para caleg untuk membagi beberapa daerah sebagai tempat mendulang suara. “Kami juga sudah merapatkan barisan untuk bahu membahu demi mencapai target dua kursi itu,” ungkapnya. (David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
AI makin banyak digunakan di industri gim untuk mempercepat produksi, tetapi kreator tetap dibutuhkan karena hasil AI masih perlu diperiksa dan disempurnakan.
Warga Semin berburu emas di Kali Oya yang mengering saat kemarau. Aktivitas ini menjadi pekerjaan sampingan bagi petani yang kesulitan air.
Febrie Adriansyah diperiksa hampir 7 jam dan dicecar soal Tan Kian. Kuasa hukum menyebut Febrie tegas membantah menerima uang dari Tan Kian.
Jalan Baru Kretek-Girijati sepanjang 5 Km mulai uji coba open traffic 14-20 September 2026 dengan pembatasan kendaraan dan jam operasional.
Keterkaitan Boy Thohir dengan MGLV tercatat melalui PT Trinugraha Thohir yang memiliki 2,25% saham serta PT Trinugraha Thohir Harmoni sebesar 4,86%.
DPRD DIY meminta DTSEN tidak diterapkan kaku karena data bansos harus diuji dengan kondisi riil warga, termasuk pekerja informal dan pengguna pinjol.