Pelaku Usaha DIY Tertekan, Stimulus Dinanti
Rupiah mendekati Rp18.000 per dolar AS, KADIN Sleman mendesak stimulus ekonomi karena biaya produksi naik dan daya beli masyarakat melemah.
Harianjogja.com, KULONPROGO—Harga tanah di Desa Ngentakrejo, Kecamatan Lendah mulai melambung setelah beroperasinya pabrik Quick Tractor di Desa Tuksono, Kecamatan Sentolo.
Kenaikan harga tanah tidak hanya sebatas menyasar pada areal pekarangan saja, bahkan harga lahan tidak produktif pun ikut melejit.
Kepala Desa Ngentakrejo, Suprana mengungkapkan, pada awal 2013 lalu belum ada satu peminat pun yang melirik lahan di wilayahnya. Namun setelah Quick Tractor beroperasi dengan cepat berdampak pada naiknya permintaan lahan untuk industri.
"Secara langsung memang keberadaan pabrik itu menaikkan harga tanah di sini. Dan kenaikan harganya sangat signifikan," ujar Suprana, Kamis (10/4/2014).
Dia menjabarkan, setahun lalu, harga tanah dengan posisi di wilayah Jalan Dudukan - Ngentakrejo hanya berkisar Rp50.000. Kisaran itu pun tidak ada peminat yang menawar kendati sudah dipasarkan.
Hanya setahun berselang, harga tanah mulai membumbung tinggi. Kini tanah di area tersebut harganya mencapai angka Rp350.000 per meter persegi.
"Beberapa waktu lalu malah baru saja ada transaksi. Akhirnya terjadi kesepakatan antara penjual dan pembeli Rp1,2 juta. Tapi posisi tanahnya berada tepat di Jalan Sentolo - Lendah," tandasnya.
Selanjutnya dia berharap lahan tidak produktif di wilayahnya dapat dikembangkan menjadi area industri.
Suprana meyakini keberadaan Quick Tractor akan memicu perkembangan industri di Ngentakrejo.
"Ada lahan tidur di Pereng, wilayah kami yang sudah laku. Pembelinya adalah investor yang akan mendirikan pabrik. Kebetulan lahan di situ kan tidak potensial untuk kegiatan pertanian maupun perkebunan. Lahan hanya cocok untuk pengembangan perumahan atau pabrik," ujarnya melanjutkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rupiah mendekati Rp18.000 per dolar AS, KADIN Sleman mendesak stimulus ekonomi karena biaya produksi naik dan daya beli masyarakat melemah.
Dindikpora Yogyakarta menerapkan SPMB SMP 2026 berbasis RTO dengan fitur ubah pilihan sekolah secara real time.
Pemasangan girder Tol Jogja–Solo di Simpang Kronggahan memicu pengalihan arus lalu lintas dan skema U-turn sementara.
BNPB melaporkan kekeringan di Banyumas dan Purbalingga. BPBD menyalurkan air bersih untuk ratusan keluarga terdampak.
Seorang nelayan Morotai tewas tersambar petir saat pulang melaut. BNPB mengimbau masyarakat waspada cuaca ekstrem di pesisir.
Harganas 2026 akan digelar di Yogyakarta dengan tema “Ayah Wajib Hadir”, menyoroti pentingnya peran ayah dalam keluarga.