Advertisement
Kesadaran Warga Jogja untuk Deteksi Dini HIV/AIDS Masih Kurang
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA- Komisi Penanggulangan HIV/AIDS Kota Jogja menilai kesadaran masyarakat untuk melakukan deteksi dini HIV/AIDS masih kurang, padahal banyak warga yang tidak rentan tertular juga bisa mengidap penyakit tersebut.
"Masyarakat umum biasanya enggan melakukan deteksi dini HIV/AIDS. Kesadaran untuk melakukan deteksi dini banyak muncul dari kelompok masyarakat yang berisiko tinggi tertular penyakit itu," kata Sekretaris Komisi Penanggulangan HIV/AIDS Kota Jogja, Kaswanto, Kamis (17/4/2014).
Advertisement
Menurut dia, masyarakat umum juga perlu melakukan deteksi dini HIV/AIDS karena biaya pemeriksaan sepenuhnya sudah ditanggung oleh Pemerintah Kota Jogja.
Pemeriksaan atau deteksi dini HIV/AIDS bisa dilakukan di sejumlah puskesmas, yaitu di Puskesmas Umbulharjo I dan Puskesmas Gedongtengen, dan seluruh rumah sakit yang ada di Kota Jogja.
"Deteksi dini adalah upaya pencegahan penularan HIV/AIDS. Jika ada warga yang pernah melakukan kegiatan menyimpang seperti hubungan seks berisiko sebaiknya segera memeriksakan diri untuk mengantisipasi agar virus tidak menyebar kemana-mana," katanya.
Kaswanto menyebut, hubungan seks berisiko menempati peringkat pertama faktor penularan HIV/AIDS di Kota Yogyakarta. Dari 677 kasus sejak 2004 hingga akhir 2013, diketahui 62% kasus disebabkan hubungan seks berisiko.
Dan dari pendataan KPA diketahui bahwa 63% penderita HIV/AIDS di Kota Jogja adalah laki-laki.
Sementara itu, Ketua KPA Kota Jogja Haryadi Suyuti mengatakan akan segera melakukan pemeriksaan deteksi dini HIV/AIDS untuk memberikan contoh kepada masyarakat.
"Jika memang tidak pernah melakukan hal yang aneh-aneh, maka tidak perlu takut melakukan deteksi dini HIV/AIDS. Sehat adalah hak asasi manusia," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
KY Gandeng Media Massa Telusuri Rekam Jejak Calon Hakim Agung 2026
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Kombes Adhitya Panji Anom Resmi Dilantik sebagai Kapolresta Sleman
- 500 Tenaga Honorer Pemkab Bantul Terima Sembako Jelang Lebaran
- Transporter Sampah di Gowongan Jogja Dapat APD untuk Cegah Penyakit
- Koperasi Desa Merah Putih Bantul Suplai Bahan MBG ke SPPG
- Mulai 14 Maret Bus Dilarang Masuk Jalan Panembahan Senopati Jogja
Advertisement
Advertisement




