Advertisement

Ini Upaya Pemkab Bantul Tingkatkan Produktivitas Padi

Selasa, 29 April 2014 - 14:17 WIB
Nina Atmasari
Ini Upaya Pemkab Bantul Tingkatkan Produktivitas Padi

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL- Menyikapi http://www.harianjogja.com/baca/2014/04/29/produktivitas-padi-di-bantul-turun-505192" target="_blank">turunnya produktivitas tanaman padi, Dinas Pertanian dan Kehutanan (Dispertahut) Bantul telah menyiapkan langkah strategis untuk pencapaian produksi.

Salahsatu upaya yakni mengoptimalkan peran Sekolah Lapang Pengelolaan Tanam Terpadu (SLPTT) untuk lebih mendekatkan uji coba menanam padi dan tanaman pangan yang telah disiapkan pemerintah kepada anggota Gapoktan.

Advertisement

Kabid Tanaman Pangan Dinas Pertanian dan Kehutanan (Dispertahut) Bantul Yunianti menambahkan untuk mencapai target produksi tanaman pangan Bantul dibutuhkan anggaran sekitar Rp3,9 miliar.

Anggaran tersebut digunakan untuk membiayai pertemuan, pengembangan tanaman pangan dan pelatihan bagi 74 Gapoktan yang ada di Kabupaten Bantul. Tidak saja padi, melainkan juga menggenjot produktivitas tanaman lain seperti jagung sebesar 26.539 ton pipil kering dan juga mendorong 4.284 ton produktivitas kedelai yang areal tanamnya di Bantul masih cukup terbatas.

Penurunan produktivitas padi ini juga diakui petani tradisional di Bantul bernama Murjito. Perhitungan tradisional melalui jumlah karung yang digunakan untuk membawa pulang padi pada panenan kali ini tidak maksimal.

“Biasanya bisa bawa pulang 20 karung tapi sekarang hanya 18 karung,” ujar petani yang ditemui di sawahnya tak jauh dari perempatan Klodran.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Detail Penerima Program Makan Siang Gratis, Menko Airlangga Beri Bocorannya

News
| Senin, 26 Februari 2024, 20:17 WIB

Advertisement

alt

Melihat Kemeriahan Cap Go Meh di Kelenteng Sijuk

Wisata
| Sabtu, 24 Februari 2024, 22:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement