Nama Kepala BKPPD Gunungkidul Dicatut dalam Surat Mutasi Palsu
Surat mutasi palsu mengatasnamakan Kepala BKPPD Gunungkidul beredar di lingkungan puskesmas. ASN diminta waspada terhadap modus penipuan.
Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Lampar Kecamatan Musuk membacakan perolehan suara partai politik di sela-sela Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara Pemilu Tingkat PPK, di Aula Kecamatan Musuk, Selasa (15/4/2014).
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Ketua KPU Gunungkidul Zaenuri Ikhsan mengaku sudah ada agenda evaluasi terhadap anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) maupun Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), untuk menjamin pelaksanaan pemilihan umum ke depan lebih baik lagi.
“Kalau panwaslu akan memberikan rekomendasi, itu akan lebih baik lagi,” ungkapnya, Kamis (8/5/2014).
Ikhsan menampik jika anggota KPPS merupakan wajah-wajah lama mengingat mayoritas yang terpilih merupakan wajah baru yang dilengkapi beberapa orang-orang lama.
“Mereka yang baru kan butuh jam terbang sehingga tetap ada orang lama untuk proses pendampingan,” katanya.
Hanya, berkaitan dengan kompetensi anggotanya itu, Ikhsan mengakui masih butuh banyak perbaikan terutama berkaitan dengan sumber daya manusia.
Namun, diharapakan dengan adanya evaluasi ini memberikan harapan untuk pelaksanaan pemilihan yang lebih baik lagi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Surat mutasi palsu mengatasnamakan Kepala BKPPD Gunungkidul beredar di lingkungan puskesmas. ASN diminta waspada terhadap modus penipuan.
Transaksi KDKMP sepanjang 2026 mencapai Rp56,8 miliar. Pupuk menjadi komoditas terlaris dan distribusi barang subsidi akan diperkuat.
Pemkot Magelang menata kawasan Taman Kyai Langgeng untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung dan mendukung pelaku UMKM tanpa penggusuran.
DIY memperkuat pelaku industri batik melalui pelatihan dan sertifikasi kompetensi untuk menjaga warisan dunia UNESCO dan pasar global.
Mahasiswa di Kota Jogja kehilangan motor Honda CBR 150 di rumah kos saat menghadiri kondangan. Polisi masih memburu dua pelaku yang terekam CCTV.
Kejaksaan Agung resmi menahan Don Ritto dalam kasus dugaan korupsi dan TPPU PT Asabri usai pelimpahan perkara dari Polri.