Muhammadiyah Buka Toko Oleh-Oleh Jogja, Bidik Wisatawan Persyarikatan
Suara Muhammadiyah membuka Toko Oleh-Oleh 1915 di Jogja untuk memasarkan produk UMKM warga persyarikatan dan masyarakat lokal.
Harianjogja.com, SLEMAN- Guru SMAN 1 Ngaglik, Suryadi, menjelaskan, sejatinya siswa sekolahnya akan bertanding di Wonosari namun dengan terpaksa harus dibatalkan.
Pembatalan dilakukan karena di dalam minibus ada http://www.harianjogja.com/baca/2014/05/19/tawuran-pelajar-di-sleman-4-pelajar-penyerang-pelajar-sman-1-ngaglik-ditangkap-508651" target="_blank">empat orang yang terluka akibat terkena batu dan pecahan kaca. Mereka yang terluka terdiri dari pelajar dan guru pembimbing. "Batal ke Wonosari, jadinya kami malah ke Polsek [Ngaglik], yang luka empat orang, termasuk guru pembimbing," terangnya, Minggu (18/5/2014).
Para pelaku diidentifikasi berjumlah delapan orang menggunakan empat sepeda motor. Para pembonceng melempari mobil dengan batu. Pihaknya menduga para pelaku merupakan pelajar dari sekolah lain.
"Pelakunya itu-itu saja, untungnya dari siswa saya yang ada di dalam minibus ada yang mengenali wajah mereka, jadi sedikit membantu identifikasi polisi," ungkapnya.
Ia berharap kepolisian mengusut kasus tersebut karena sudah masuk pada ranah kriminal, agar pelaku jera. "Terutama kami ingin menegaskan bahwa penyebab tawuran selama ini bukan siswa sekolah kami, karena faktanya kami yang selalu diserang," ujarnya.
Kapolres Sleman AKBP Ihsan Amin bereaksi keras terhadap insiden tersebut. Ia berjanji tidak akan memberikan toleransi kepada pelaku penyerangan. Semua yang terlibat akan diproses sesuai prosedur hukum hingga vonis ke pengadilan.
"Tidak ada kebijakan berbentuk mediasi, tapi tegas akan diproses walaupun mereka anak sekolah akan diproses sesuai hukum. Karena sudah berkali-kali melakukan, tindakan ini sudah kriminal," tegasnya.
Hingga Minggu sore, polisi sudah menangkap empat tersangka, semua berasal dari salah satu sekolah di Sleman. Mereka berinisial DR, AR, BS dan NS, yang rata-rata berusia 16 dan 17 tahun. Polisi masih melakukan penyelidikan karena diduga masih ada pelaku lain yang terlibat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Suara Muhammadiyah membuka Toko Oleh-Oleh 1915 di Jogja untuk memasarkan produk UMKM warga persyarikatan dan masyarakat lokal.
Pengamat UI Muhammad Syaroni Rofii mendorong pemerintah memperkuat sektor energi dan mengurangi ketergantungan impor di tengah geopolitik global.
Wapres Gibran menyampaikan duka atas gempa M 7,7 di NTT dan memastikan pemerintah mempercepat evakuasi, pendataan, serta penyaluran bantuan.
Kebakaran menghanguskan rumah di Suruh, Kabupaten Semarang. Seorang penghuni meninggal dunia setelah terjebak di dalam rumah.
Apartemen investor China PT Star Bright International Investment di IKN telah dipesan lebih dari 100 unit meski proyek belum rampung.
BMKG mencatat tsunami akibat gempa Nagekeo terdeteksi di 10 titik pesisir, dengan gelombang tertinggi 0,94 meter di Maurole, Ende.