OPERASI SIMPATIK PROGO 2014 : Pengendara Tidak Ditilang, Hanya Ditegur

Sunartono
Sunartono Senin, 19 Mei 2014 22:11 WIB
OPERASI SIMPATIK PROGO 2014 : Pengendara Tidak Ditilang, Hanya Ditegur

JIBI/HARIAN JOGJA/DESI SURYANTO TEGURAN -- Polisi lalu lintas menegur tiga siswa SMP yang mengendarai motor berboncengan tiga orang tanpa mengenakan helm di jalan Trikora, Jogja, pekan lalu. Tindakan tegas dari polisi diperlukan untuk menilang para siswa SMP yang kedapatan belum memiliki SIM. Kalangan orang tua sebaiknya juga tidak mengizinkan anaknya untuk mengendarai motor saat belum memiliki SIM.

Harianjogja.com, SLEMAN - Polda DIY menggelar operasi simpatik progo 2014, dari tanggal 19 Mei- 5 Juni 2014. Dalam operasi itu kepolisian mengedepankan tindakan preemtif, penekanan lebiha pada teguran untuk memberikan kesadaran, bukan penilangan

Kapolda DIY Brigjen Haka Astana menjelaskan operasi simpatik progo 2014 merupakan ajakan untuk menciptakan lalulintas yang tertib. Kemudian meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan lalulintas dan angkutan jalan.

Kepolisian akan mengedepankan tindakan preemtif. Sehingga tidak semua pengendara yang melanggar akan ditilang melainkan akan diberikan teguran.

Beberapa titik yang menjadi perhatian dalam operasi ini yakni jalur tengkorak atau rawan kecelakaan yang berada di kawasan Gunungkidul dan Kulonprogo.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online