New York Dukung Jakarta Terbitkan Obligasi Rp5,6 Triliun
New York mendukung rencana Jakarta menerbitkan obligasi daerah Rp5,6 triliun pada 2027 untuk membiayai pembangunan infrastruktur.
Sejumlah siswa dari salah satu SMA di Kabupaten Boyolali melakukan arak-arakan dengan sepeda motor melewati Jl. Perintis Kemerdekaan Boyolali, Selasa (20/5/2014). Aksi itu untuk merayakan kelulusan dalam Ujian Nasional (UN) tingkat SMA/SMK. (Septhia Ryanthie/JIBI/Solopos)
Harianjogja.com, BANTUL- Tawuran antar pelajar saathttp://www.harianjogja.com/baca/2014/05/21/pengumuman-kelulusan-sma-siswa-sma-di-bantul-malah-tawuran-508995" target="_blank"> konvoi perayaan kelulusan SMA di Bantul, Selasa (20/5/2014) menyebabkan satu korban luka.
Korban bernama Dwi Wantara, 28, warga Bembem Rt 9 Desa Trimulyo, Kecamatan Jetis. Dia mengalami luka pada bagian kepala dan harus dilarikan ke rumah sakit Nurhidayah Jetis.
Informasi yang dihimpun Harianjogja.com menyebutkan, duel antarkelompok pelajar ini tidak diketahui penyebab awalnya. Diduga kubu SMK Pleret dan SMK Imogiri berpapasan dan saling ejek sehingga berujung tawuran di lokasi Lapangan Kembangsongo.
Dwi terluka terkena lemparan batu saat hendak menghalau kedua kubu. Uniknya, lemparan baru yang mengenai korban ini disinyalir bukan dari kubu siswa melainkan dari warga setempat dan diduga dari seseorang berinisial Ed yang bermaksud melempar batu ke arah kubu pelajar untuk menghalau pelajar.
“Kejadiannya sangat cepat. Begitu tawuran dan saling menghujani batu warga yang marah langsung mengusir kedua kubu,” kata Rahman warga setempat kepada wartawan sesaat setelah kejadian reda.
Tak hanya di Jetis, konvoi pelajar yang merayakan kelulusan di Pantai Parangtritis juga sempat diamankan petugas karena seorang dari rombongan kedapatan membawa sajam [senjata tajam].
Polisi memastikan pembawa sajam mengikuti rombongan konvoi bukan lagi tercatat sebagai pelajar. Pelaku pembawa sajam bernama Nanang Sugiyarto warga Mriyan, Tembi, Kecamatan Sewon telah diamankan ke polsek setempat untuk menjalani pemeriksaan.
“Yang diamankan polisi karena membawa sajam bukan teman kami,” kata Cahyo salah satu anggota konvoi yang enggan menyebutkan asal sekolah.
Dikonfirmasi Harianjogja.com, Kapolres Bantul AKBP Surawan memastikan belum mendapatkan laporan dari Polsek terkait adanya orang yang diamankan karena membawa sajam.
“Kami akan segera koordinasi. Kalau memang nanti terbukti kami akan kami proses hukum,” kata Surawan.
Konvoi arak-arakan sepeda motor di Bantul kemarin terlihat di sejumlah titik ruas jalan. Siswa berkeliling di sejumlah tempat dengan seragam yang dicorat-coret.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
New York mendukung rencana Jakarta menerbitkan obligasi daerah Rp5,6 triliun pada 2027 untuk membiayai pembangunan infrastruktur.
Ratas Prabowo membahas rencana pendidikan gratis dari SD hingga perguruan tinggi negeri. Pemerintah masih menyiapkan mekanisme pelaksanaannya.
Disdikpora DIY menyusun SOP pencegahan dan penanganan kekerasan di sekolah. SOP ditargetkan rampung dalam tiga bulan.
Indonesia menang 3-0 atas Korea Selatan dan lolos semifinal sepak takraw Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Indonesia akan menghadapi Malaysia.
Pasangan suami istri asal Semarang, Siti Waridhatun dan Sovan Nurdiansyah, memiliki cerita menarik setelah menggunakan Yamaha Gear Ultima
Kenali tiga gangguan prostat pada pria, mulai BPH, prostatitis hingga kanker prostat, serta gejala dan pentingnya deteksi dini.