Advertisement
PILPRES 2014 : 28 TPS Rawan di Sleman Dijaga Ketat
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN - Polres Sleman akan menjaga ketat 28 Tempat Pemungutan Suara (TPS) dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) pada 9 Juli mendatang. Jumlah hasil pemetaan TPS menurun dibandingkan pada Pileg 9 April lalu yang mencapai 117 TPS rawan.
Kapolres Sleman AKBP Ihsan Amin menjelaskan pihaknya sudah memetakan sekitar 28 TPS rawan dari 2.374 jumlah TPS di Sleman.
Advertisement
Pertimbangan kerawanan itu meliputi memungkinkan terjadinya konflik atau protes, TPS yang sulit dijangkau dan kantong suara dari parpol pendukung Calon Presiden (Capres) atau basis massa parpol.
Kawasan yang memungkinkan rawan terjadinya kecurangan seperti serangan fajar juga turut menjadi perhatian terutama jika menimbulkan gangguan kamtibmas akibat protes dari pendukung lain.
"TPS yang rawan ada sekitar 28 titik. Kami mengantisipasi khususnya TPS yang merupakan kantong-kantong suara dari pihak calon dalam Pilpres sekarang," terang Ihsan, Jumat (13/6).
Meski tidak secara detail menjelaskan letak 28 TPS rawan itu, Ihsan mensinyalkan sejumlah TPS yang sempat terjadi insiden protes pada Pileg lalu juga masuk dalam kategori TPS rawan. Seperti halnya sejumlah TPS di Jogotirto, Berbah, Sleman.
Pasalnya di TPS ini sempat terjadi protes saat terjadinya penghitungan suara. Akibatnya dilakukan penghitungan ulang. "Salahsatunya hal seperti itu yang kami antisipasi dalam pemetaan ini," ungkapnya.
Secara teknis, TPS yang masuk kategori rawan II akan dijaga dua polisi dan dua linmas tiap TPS. Sedangkan TPS rawan I akan dijaga dua polisi bersama dua linmas untuk dua TPS. Sedangkan untuk sejumlah TPS yang dikategorikan aman akan menggunakan pola pengamanan secara umum yakni lima TPS dijaga dua polisi dan 10 anggota linmas.
Jika ada pihak di luar aparat TNI dan Polisi yang ingin membantu pengamanan seperti Ormas, maka tetap harus dibawah komando kepolisian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Waspada Efek Perang Timur Tengah, Malaysia Perketat Keamanan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
- SIM Keliling Jogja Dibuka di Alun-Alun Kidul, Cek Jadwalnya
- Operasi SAR Yunanta di Sungai Opak Resmi Ditutup Setelah 7 Hari
Advertisement
Advertisement




