Ditlantas Polda DIY: Pengemudi Taksi Jangan Main Hakim Sendiri
Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta meminta tidak ada aksi main hakim sendiri antara pengemudi taksi konvensional dan taksi berbasis aplikasi
Harianjogja.com, KULONPROGO—Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) Kulonprogo merevitalisasi tiga pasar tradisional pada 2014 yakni di Pasar Jombokan Kecamatan Kokap, Pasar Banaran di Kecamatan Galur dan Pasar Percontohan di Sentolo.
"Kami mengupayakan revitalisasi pasar tradisional untuk meningkatkan daya saing pedagang kecil Kulonprogo menghadapi gempuran toko jejaringan yang semakin menjamur," kata Kepala Seksi Pengendalian dan Penertiban Disperindag ESDM Kulonprogo Wahyu Wibowo, Kamis (19/6/2014).
Wahyu mengatakan DisperindagESDM melalui anggaran belanja tambahan (ABT) 2014 juga akan melakukan revitalisasi dan pembangunan pasar hewan yakni Pasar Hewan Sentolo, Pasar Burung Wates dan Pasar Hewan Legi Pengasih.
Rencananya, lanjut Wahyu, Pasar Hewan Sentolo yang awalnya menggunakan kantor bekas Kecamatan Sentolo, akan dibangun di belakang kantor Kecamatan Sentolo yang baru menggunakan tanah kas Desa Salamrejo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta meminta tidak ada aksi main hakim sendiri antara pengemudi taksi konvensional dan taksi berbasis aplikasi
Perajin besek Bantul kewalahan hadapi lonjakan pesanan untuk kurban Iduladha, sebagian terpaksa tolak order.
Tawuran pelajar kembali pecah di dekat Stadion Mandala Krida, Jogja. Polisi menyebut aksi dipicu provokasi kelompok pelajar.
Siswa Sekolah Rakyat Gunungkidul masih belajar di luar daerah karena lahan belum tersedia, kuota terbatas
Jadwal puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 jatuh 25–26 Mei berdasarkan penetapan awal Zulhijah Kemenag
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina