SIM Keliling Kulonprogo Selasa 21 Juli 2026 di PJR Temon
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo Juli 2026 resmi dirilis. Cek lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.
PKB DIY mempercepat konsolidasi dan penataan badan partai sebagai strategi menghadapi Pemilu 2029 serta memperkuat struktur organisasi. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—DPW PKB DIY mulai memanaskan mesin politik menuju Pemilu 2029 dengan mempercepat penataan badan partai dan penguatan struktur organisasi hingga tingkat daerah. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi besar untuk memperkuat konsolidasi internal sekaligus meningkatkan daya saing politik di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Upaya tersebut ditandai dengan pelaksanaan Rapat Koordinasi Badan Partai dan Pra Musyawarah Wilayah (Muswil) yang digelar di Kantor DPW PKB DIY, Kota Jogja, Selasa (16/6/2026). Kegiatan itu dihadiri Ketua DPW PKB DIY Umaruddin Masdar, Sekretaris Aslikh Rina Ulyaddin, jajaran pengurus wilayah, serta perwakilan badan otonom partai, termasuk Perempuan Bangsa dan Garda Bangsa.
Ketua DPW PKB DIY, Umaruddin Masdar, mengatakan pembenahan struktur organisasi menjadi agenda prioritas yang harus segera diselesaikan setelah pengukuhan kepengurusan wilayah beberapa waktu lalu. Menurutnya, proses tersebut juga berjalan seiring dengan penyempurnaan susunan kepengurusan di tingkat Dewan Pengurus Cabang (DPC) kabupaten dan kota.
"Karena DPW PKB DIY baru saja dilantik pada Ramadan kemarin dan saat ini tingkat DPC sedang merampungkan struktur kepengurusannya, maka langkah berikutnya adalah membenahi seluruh badan serta lembaga internal. Ini penting supaya mesin partai makin solid dalam mengeksekusi program perjuangan," kata Umaruddin, Selasa.
Ia menjelaskan, penataan badan dan lembaga internal diperlukan agar seluruh elemen partai memiliki arah gerak yang sama dalam menjalankan program organisasi. Dengan struktur yang lebih tertata, koordinasi antarlembaga di lingkungan PKB DIY diharapkan semakin efektif dalam menjawab berbagai tantangan politik yang berkembang.
Selain fokus pada penguatan organisasi, Umaruddin juga meminta seluruh jajaran partai, mulai dari tingkat wilayah, cabang, hingga badan otonom, untuk meningkatkan ritme kerja dan memperluas jangkauan pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, partai harus mampu beradaptasi dengan dinamika politik sekaligus tetap responsif terhadap kebutuhan publik.
"Akselerasi gerakan harus dilakukan oleh semuanya tanpa terkecuali, baik DPW, DPC, hingga seluruh badan otonom. Kita harus berlari kencang. Lewat kerja kolektif yang rapi, target kita adalah mengamankan kemenangan di Pemilu 2029, menambah perolehan kursi legislatif, dan memperluas kemaslahatan bagi publik," imbuhnya.
Target kemenangan Pemilu 2029 menjadi salah satu fokus utama yang mulai dipersiapkan sejak dini. Karena itu, penguatan struktur organisasi, sinkronisasi program kerja, dan konsolidasi kader dinilai menjadi fondasi penting untuk meningkatkan elektabilitas partai di masa mendatang.
Rapat koordinasi tersebut juga menjadi momentum bagi PKB DIY untuk merapatkan barisan menjelang pelaksanaan Muswil. Melalui kolaborasi antara pengurus harian, badan partai, dan organisasi sayap, partai berbasis massa nahdliyin ini terus mematangkan strategi politik sekaligus memperkuat berbagai program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo Juli 2026 resmi dirilis. Cek lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.
Danantara membuka pendaftaran Lenders Panel untuk pembiayaan proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik hingga 28 Juli 2026.
Dinsos Bantul memperkuat pengawasan dan pembinaan anak jalanan untuk mencegah eksploitasi anak di sejumlah titik rawan.
Pemerintah menyiapkan akses tol untuk Kawasan Industri Kendaraan Nasional di Subang guna mendukung manufaktur kendaraan listrik nasional.
BI dan pemerintah memperkuat GPIPS untuk mengendalikan inflasi pangan dan mengantisipasi dampak El Nino di berbagai wilayah Indonesia.
PGRI menyampaikan persoalan kekurangan guru di DIY hingga pengangkatan guru honorer saat audiensi dengan Wakil Gubernur DIY.