30 Tahun Berlalu, Festival Udin Kembali Tagih Keadilan
Peringatan yang berlangsung sejak Rabu (13/8/2026) hingga Sabtu (15/8/2026) ini menjadi ruang untuk terus menagih keadilan atas kasus Udin, yang telah mangkrak
Ilustrasi ganja (JIBI/Dok)
Harianjogja.com, JOGJA—Enam mahasiswa perguruan tinggi di Jogja ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polresta Jogja saat berpesta ganja di salah satu rumah kontrakan di Desa Bangunjiwo, Kecamatan Sewon, Bantul. Dari rumah kontrakan mahasiswa tersebut polisi mengamankan ganja kering yang akan digunakan sebanyak 49,6 gram, dua buah telepon selular serta buku rekening bekas transfer pembelian ganja guna penyelidikan.
Kasat Reserse Narkoba Polresta Jogja Komisaris Polisi Topo Subroto, Selasa (24/6/2014) mengatakan keenam tersangka yang diamankan masing-masing berinisial BP, 23, YGT, 19, EY, 20, SEL, 19, PH, 19, dan RB, 19. keenamnya ditangkap bersamaan pada Minggu (8/6/2014) dini hari, sekitar pukul 01.00 WIB.
Rumah kontrakan keenam mahasiswa tersebut, diakui Topo, ditengarai sering digunakan pesta ganja berdasarkan informasi masyarakat.
“Dari informasi kita selidiki terus. Saat sedang pesta ganja kita langsung tangkap beserta barangbuktinya,” kata Topo.
Menurut Topo, dari hasil pemeriksaan sementara, keenam mahasiswa memperoleh ganja dengan cara paket yang diletakan di wilayah Madukismo. Pembelian barang haram tersebut melalui transfer bank. Dari bukti transfer dan keterangan tersangka pengirim ganja dari wilayah Jogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Peringatan yang berlangsung sejak Rabu (13/8/2026) hingga Sabtu (15/8/2026) ini menjadi ruang untuk terus menagih keadilan atas kasus Udin, yang telah mangkrak
Bantuan jagung SPHP di Temanggung diusulkan menjangkau 399 peternak untuk menekan biaya pakan dan menjaga usaha ayam petelur.
Universitas Terbuka (UT) Yogyakarta melepas 1.635 lulusan Periode II/2026 di The Alana Yogyakarta Hotel & Convention Center, Minggu (18/10).
Sebanyak 37 manajer KDMP ditempatkan di Kulonprogo sejak 1 Oktober 2026. Sejumlah gerai belum beroperasi dan koordinasi tugas menjadi sorotan.
BPBD Hulu Sungai Selatan mengapresiasi PT Subur Agro Makmur, anak usaha AALI, yang membantu menangani karhutla di lahan warga melalui dukungan personel
Pemerintahan Prabowo-Gibran mencatat capaian energi, mulai dari penghematan devisa biodiesel hingga target PLTS 100 GWp dan listrik desa.