Advertisement
Antisipasi Peredaran Daging Ilegal, Pengawasan Laju Ternak Ditingkatkan
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Dinas Peternakan Gunungkidul akan meningkatkan pengawasan terhadap arus keluar masuk ternak di Gunungkidul. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi peredaran daging illegal ataupun http://www.harianjogja.com/baca/2014/06/29/polisi-gagalkan-penjualan-bangkai-sapi-516218">bangkai daging saat pelaksanaan ibadah puasa.
Kepala Dinas Peternakan Gunungkidul Krisna Berlian mengatakan salah satu cara yang dilakukan adalah dengan melakukan inspeksi ke pasar. Rencananya, pemantauan dilakukan sebanyak empat kali selama puasa. Namun, apabila ditemukan hal-hal yang mendesak, tidak menutup kemungkinan akan dilakukan operasi lebih intens lagi.
Advertisement
“Ini baru standar minimal saja, karena dalam kondisi tertentu rutinitas operasi bisa lebih ditingkatkan,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (30/6/2014).
Pengawasan ini dilakukan untuk memberikan rasa aman terhadap konsumen. Sebab baru-baru ini polisi menggagalkan rencana penjualan bangkai sapi di Gunungkidul serta mendekati perayaan hari besar keagaman, sehingga intensitas pengawasan lebih ditingkatkan.
Dari pemantauan atau inspeksi yang dilakukan, bisa diketahui apakah daging-daging yang dijual merupakan daging sehat atau daging tiren. Namun, untuk mengetahui hal tersebut harus dilakukan tes uji bangkai.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- SIM Keliling Jogja Dibuka di Alun-Alun Kidul, Cek Jadwalnya
Advertisement
Advertisement





