Delapan Pekerja di Gunungkidul Kena PHK, Efisiensi Mulai Berdampak
Delapan pekerja di Gunungkidul terkena PHK hingga akhir Juni 2026. Efisiensi perusahaan dan kondisi ekonomi global disebut menjadi pemicu utama.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Badan Pengawasan Obat dan Makanan DIY melakukan inspeksi di Terminal Dhaksinarga, Senin (21/7/2014). Hasilnya, dari sejumlah pedagang diketemukan puluhan penganan dan minuman yang masa berlakunya telah habis.
Berdasarkan pantauan, tiga orang staff BPOM DIY melakukan pemeriksaan makanan dan minuman di Terminal Dhaksinarga. Dalam pemeriksaan tersebut diketemukan berbagai minuman, mulai dari minuman ringan atau susu yang telah kedaluarsa. Selain itu, beberapa penganan ringan diketemukan dalam kondisi rusak.
Staff BPOM DIY, Suparmini mengatakan sidak dilakukan untuk melakukan pengawasan makanan dan minuman jelang lebaran di area terminal terbesar di Gunungkidul.
Hasilnya, puluhan minuman ringan diketemukan telah kedaluarsa. Selain itu, ada beberapa makanan yang dalam kondisi rusak, atau tidak layak konsumsi.
“Ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan, utamanya mendekati perayaan lebaran,” katanya, di sela-sela inspeksi.
Menurut dia, dari hasil sidak ini tidak ada penganan atau minuman yang disita. Pasalnya, pedagang yang ketahuan menjual barang kedaluarsa hanya diberikan surat peringatan dan pembinaan supaya tidak melakukannya lagi.
“Kami hanya memberikan peringatan tertulis. Kalau bisa, barang tersebut dimusnahkan atau kalau bisa dikembalikan ke toko-toko tempat mereka membeli,” ungkapnya.
Meski demikian, sambung Mini, temuan ini dijadikan sebagai bahan catatan. Apabila, kelak saat dilakukan sidak dan ternyata diketemukan kembali, maka BPOM tidak segan-segan menindak dengan tegas sesuai dengan peraturan yang berlaku.
“Saat ini hanya diberikan pembinaan supaya tidak mengulangi lagi,” seru dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Delapan pekerja di Gunungkidul terkena PHK hingga akhir Juni 2026. Efisiensi perusahaan dan kondisi ekonomi global disebut menjadi pemicu utama.
Plt Jampidsus Rudi Margono memastikan penanganan perkara korupsi tetap berjalan usai pengunduran diri Febrie Adriansyah.
Pemda DIY menilai Gunungkidul memiliki potensi besar mengembangkan wisata geopark, kakao, kopi, dan durian dengan prinsip keberlanjutan.
KPK merespons pelimpahan tiga perkara dugaan korupsi terkait Febrie Adriansyah ke Kejaksaan dan mengajak publik menghormati proses hukum.
KPK membuka peluang memeriksa suami Bupati Sukoharjo Etik Suryani dalam kasus dugaan pemerasan di Pemkab Sukoharjo.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 12 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 dengan layanan mulai pukul 05.00 WIB.