Advertisement
INFO MUDIK 2014 : Ini Jalur Alternatif Hindari Macet di Bantul
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Perhubungan Bantul membuka lima jalur alternatif untuk mengurai kemacetan di jalur selatan akibat arus mudik Lebaran dan limpahan kendaraan sebagai dampak rusaknya Jembatan Comal di jalur Pantura.
Kepala Dinas Perhubungan Bantul Suwito mengatakan, lalu lintas di Jalur Selatan termasuk yang melintasi Kabupaten Bantul diperkirakan semakin padat menjelang Lebaran.
Advertisement
Kepadatan terutama terjadi di jalan utama seperti Jalan Wates yang melintasi wilayah Sedayu, Jalan Wonosari, Ringroad Selatan serta Ringroad Timur. Jalan-jalan utama tersebut dilintasi pemudik dari wilayah timur maupun barat.
Agar kemacetan kendaraan tidak menumpuk di sejumlah jalan utama tersebut, mulai Kamis (24/7/2014) ini, Dinas Perhubungan membuka dan mengumumkan jalur alternatif kepada pengguna jalan.
Jalur tersebut, antara lain melalui Kecamatan Pajangan, Srandakan, Palbapang, Pleret, Dlingo dan Imogiri bila hendak menuju ke timur atau Gunungkidul maupun menuju ke barat. "Kami buka jalur alternatif, dan ada rambu portable penunjuk arahnya," terang Suwito, Kamis.
Selain menyediakan petunjuk arah, petugas juga dikerahkan untuk memantau kelancaran arus lalu lintas serta mengarahkan pengguna jalan agar menggunakan jalur alternatif.
Secara umum Suwito mengklaim, kesiapan rambu lalu lintas serta penerangan jalan ada di jalur alternatif sudah memadai. "Penerangan jalan sudah cukup, itu kan hanya digunakan pada malam hari, kalau siang hari tidak perlu," paparnya lagi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Prabowo Umumkan Indonesia Capai Swasembada Pangan di Karawang
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Kebakaran Rumah di Kasihan Bantul, Kerugian Ditaksir Capai Rp100 Juta
- Libur Nataru, Tol Jogja-Solo Jadi Ruas Tersibuk di Regional Nusantara
- Bangunan Bergeser, SDN Kokap Kulonprogo Belajar di Tenda
- Pencurian Anjing di Sleman, Aksi Pelaku Terekam CCTV
- DPRD DIY Tolak Pilkada Lewat DPRD, Dinilai Hilangkan Hak Rakyat
Advertisement
Advertisement




