Ditlantas Polda DIY: Pengemudi Taksi Jangan Main Hakim Sendiri
Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta meminta tidak ada aksi main hakim sendiri antara pengemudi taksi konvensional dan taksi berbasis aplikasi
Suasana di Terminal Dhaksinarga Gunungkidul (David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja)
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, tidak bisa mencegah warganya untuk melakukan http://www.harianjogja.com/baca/2014/08/02/disnkersostrans-perkirakan-ribuan-warga-gunungkidul-merantau-seusai-lebaran-523531" target="_blank">urbanisasi tenaga kerja.
Bupati Gunungkidul Badingah Senin mengatakan pihaknya tidak kuasa melarang warganya untuk pergi merantau atau urbanisasi setelah Idul Fitri 2014.
"Tidak ada larangan untuk membawa sanak saudara, namun kami juga berharap agar yang merantau memiliki keahlian khusus," katanya, Senin (4/8/2014).
Ia mengatakan pemkab sudah berusaha untuk memberikan keterampilan bagi masyarakat, untuk menambah keterampilan bagi masyarakat yang ingin merantau.
"Kami sudah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melatih keahlian bagi masyarakat yang ingin merantau karena kasihan jika sampai di sana," kata dia.
Menurut Badingah, di Gunungkidul sendiri saat ini banyak lapangan pekerjaan karena meningkatnya kujungan wisatawan.
"Sektor pariwisata saat ini mempunyai prospek cerah untuk bisa berkembang lebih besar lagi, sehingga berdampak pada penyerapan tenaga kerja," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta meminta tidak ada aksi main hakim sendiri antara pengemudi taksi konvensional dan taksi berbasis aplikasi
Shakira memenangkan kasus pajak di Spanyol setelah delapan tahun. Pengadilan memerintahkan pengembalian dana Rp1,1 triliun.
Arema FC memburu kemenangan atas PSIM Jogja pada laga terakhir Super League 2025/2026 demi memperbaiki posisi klasemen.
MotoGP Catalunya 2026 diwarnai penalti tekanan ban yang membuat Joan Mir kehilangan podium dan mengubah klasemen sementara.
Pemkot Jogja mulai menyiapkan guru dan menggandeng kampus menyambut kebijakan Bahasa Inggris wajib di SD mulai 2027.
Xiaomi membatalkan proyek ponsel ultra-tipis Xiaomi 17 Air karena tak ingin mengorbankan performa, baterai, dan kualitas pengguna.