Advertisement
PEMBATASAN BBM : Tarif Angkutan Tak Perlu Naik
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Kepala Dinas Pekerjaan Umum Permukiman, Energi dan Sumber Daya Mineral (PUP dan ESDM) DIY Rani Sjamsinarsi mengatakan tidak perlu ada kekhawatiran akan kurangnya pasokan solar subsidi di DIY.
Karena dengan melihat antara ketersedian kuota dan kemungkinan penurunannya yang hanya sekitar 2%, tak akan berdampak besar sampai sulitnya mendapatkan solar subsidi. “Saya pikir angkutan kota tak perlu naik,” ujar seusai menggelar rapat koordinasi dengan Dinas PUP-ESDM DIY di Kantor Dinas PUP dan ESDM, Kamis (7/8/2014).
Advertisement
Kendati begitu, ia tetap meminta agar pemilik kendaraan mewah untuk tidak membeli solar bersubsidi. Pemilik seharusnya dapat menimbang kemampuan finansialnya yang lebih besar untuk membeli solar non subsidi, sehingga kuota solar subsidi bisa dialihkan untuk kendaraan lainnya.
“Mobil bermerek Hammer, Rubicon, janganlah diisi diisi solar subsidi,” tandasnya.
Branch Manager Pertamina Wilayah DIY dan Surakarta Freddy Anwar mengklaim pembatasan solar subsidi tidak berdampak signifikan di DIY.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Penantian Sepekan Berakhir Jenazah Perwira TNI Tiba di Cimahi
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jam Lengkapnya
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
Advertisement
Advertisement




